Pengendali LABA Jaminkan Saham, Simak Tujuannya
:
0
Pabrik baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Nev Stored Energy mengurangi porsi kepemilikan saham Green Power Group (LABA). Itu dilakukan dengan melepas 55 juta saham perseroan. Transaksi divestasi sang pengendali tersebut, telah tahbiskan pada 12 Februari 2025.
Transaksi tersebut dibidani oleh UOB Kay Hian Sekuritas. Pengalihan saham itu, terjadi dengan harga pelaksanaan Rp230 per lembar. Nah, menyusul skema harga tersebut, Nev Stored mengantongi dana taktis sekitar Rp12,65 miliar.
Dengan penunsatan transaksi itu, timbunan saham perusahaan berbasis Centro Metro Broadway Blok A No 27, Pantai Indah Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara tersebut sedikit berkurang. Tepatnya, menjadi 505 juta lembar alias setara dengan porsi kepemilikan 45,77 persen.
Mengalami reduksi 4,98 persen dari periode sebelum transaksi dengan koleksi 560 juta helai. Tabulasi saham sebelum transaksi itu, selevel dengan 50,75 persen. ”Transaksi untuk menjaminkan saham,” terang Ferry Cahyo, Corporate Secretary Green Power.
Per 31 Januari 2025, pemegang saham Green Power antara lain Nev Stored Energy dengan 560 juta helai alias 50,75 persen. Longing Investasi 240 juta saham alias 21,75 persen. Dan, masyarakat - non warkat - Scripless 303,4 juta eksemplar setara 27,5 persen. (*)
Related News
Hingga September 2026, Penjualan Energi Mega (ENRG) Capai USD426 Juta
Kurangi Porsi Sang Komut Tetap Pengendali Saham Atlantis Subsea (ATLA)
SMSM Raih Dividen Nyaris Rp3M dari Entitas Anak Tokyo Radiator Selamat
Data 5,7 Juta Akun Pelanggan Dibobol, FORE Minta Maaf dan Lakukan Ini
CIMB Niaga (BNGA) Ungkap Perolehan Keuangan 9 Bulan Pertama 2026
ENRG Targetkan Investasi di Emiten NASDAQ HighPeak Rampung Akhir 2026





