Pengguna KRL Kini Bisa Bayar Pakai QRIS Tap, Saat Ini Baru Android
Mulai Jumat (14/3/2025), pengguna commuter line (KRL) bisa menggunakan Quick Respons Code Indonesian Standard (QRIS) Tap berbasis teknologi near field communication (NFC). Dok BeritaSatu.
Selain implementasi QRIS Tap, berbagai Badan Layanan Umum (BLU) dan Public Service Obligation (PSO) juga mendapatkan penurunan Merchant Discount Rate (MDR) dari 0,4 persen menjadi 0 persen.
Penting dicatat, MDR adalah biaya yang dikenakan kepada pemilik usaha atau merchant setiap dilakukan pembayaran nontunai –termasuk menggunakan QRIS– yang diterapkan oleh penyedia layanan pembayaran sebagai biaya operasional.
Ingat. Penurunan MDR ini berlaku antara lain untuk layanan rumah sakit, tempat wisata, pendidikan, pengelolaan dana pendidikan, pos, serta transportasi umum termasuk MRT, KRL, dan Damri.
"Kebijakan skema harga QRIS untuk kriteria merchant Badan Layanan Umum dan Public Service Obligation dari 0,4 persen menjadi 0 persen akan berlaku mulai 14 Maret 2025, bersamaan dengan launching QRIS Tap," kata Filianingsih Hendarta.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Gubernur BI Perry Warjiyo menuturkan, volume transaksi ekonomi dan keuangan digital melalui QRIS meningkat 170,1 persen year on year (yoy) sepanjang Januari 2025.
"Volume transaksi pembayaran digital melalui QR Indonesian Standard, QRIS, tetap tumbuh pesat sebesar 170,1 persen year on year didukung peningkatan jumlah pengguna dan merchant,” kata Perry Warjiyo. ***
Related News
LPS Tahan Bunga Penjaminan 3,5 Persen Hingga Mei 2026
Bank Syariah Nasional Masuk Top 10 Bank On SLE
Survei Perbankan BI: Penyaluran Kredit Baru TW I-2026 Tetap Bertumbuh
Kredit Perbankan Pada 2025 Tumbuh 9,69 Persen
Per 20 Januari Rupiah Melemah 1,53 Persen Dibanding Level Akhir 2025
Tingkat Okupansi 175 Kawasan Industri Saat Ini Sebesar 58,19 Persen





