EmitenNews.com - Sejumlah pengurus teras mengeksekusi saham Bank Mandiri (BMRI). Itu ditunjukkan dengan menjala 5.524.700 helai alias 5,52 juta lembar pada harga pelaksanaan Rp5.323,64. Transaksi itu, serentak dituntaskan pada 17 Juli 2023. 


Dengan skema harga itu, pentolan perusahaan tersebut merogoh kocek senilai Rp29,66 miliar. Transaksi itu, melibatkan lima komisaris, dan 11 direksi. Lima komisaris menyerok 966.500 lembar senilai Rp5,14 miliar. Lalu, 11 direksi memborong 4.558.200 helai sejumlah Rp24,51 miliar.


Lima komisaris perseroan terdiri dari Ronald Silaban, Nawal Nely, Faried Utomo, Arif Budimanta, dan Muhammad Yusuf Ateh. Lima personel itu, masing-masing membeli 193.300 lembar dengan harga pelaksanaan Rp5.323,64 per helai sejumlah Rp1,02 miliar. Kemudian, Direktur Utama Darmawan Junaidi menjala 477.300 lembar senilai Rp2,54 miliar. 


Selanjutnya, Wakil Direktur Utama Alexander Askandar mengeksekusi 429.600 helai senilai Rp2,28 miliar. Sementara itu, sembilan direksi melibatkan Ahmad Siddik Badruddin Direktur Management Risiko, Agus Dwi Handaya Direktur Kepatuhan dan SDM, Riduan Direktur Commercial Banking, Aquarius Rudianto Direktur Jaringan dan Retail Banking.


Berikutnya, Toni Eko Boy Subari Direktur Operation, Susana Indah Kris Indriati Direktur Corporate Banking, Rohan Hafas Direktur Hubungan Kelembagaan, Sigit Prastowo Direktur Keuangan dan Strategi, dan Timothy Utama Direktur Information Technology. Sembilan personel direksi itu, masing-masing menyerok 405.700 helai Rp5.323.46 sejumlah Rp2,15 miliar.


”Tujuan transaksi untuk pemenuhan POJK No.45/POJK.03/2015 tentang penerapan tata kelola pemberian remunerasi bagi bank umum dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tulis Rudi As Aturridha, Corporate Secretary Bank Mandiri. (*)