Penjualan Naik, Laba BAIK Malah Ambles 33,52 Persen di 2025
Salah satu cabang Ayam Goreng Nelongso milik emiten BAIK.
EmitenNews.com - Kenaikan penjualan tak cukup menyelamatkan laba PT Bersama Mencapai Puncak Tbk. (BAIK) sepanjang 2025.
Merujuk laporan keuangan BAIK per 31 Desember 2025, laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat Rp4,98 miliar pada 2025, turun 33,52 persen secara year on year (yoy) dari Rp7,36 miliar pada 2024.
Padahal dari sisi pendapatan, BAIK masih mencatat pertumbuhan penjualan yang tabulasinya naik 7,24 persen yoy menjadi Rp216,76 miliar dari Rp202,12 miliar.
Kenaikan ini banyak ditopang oleh segmen bahan baku, dengan kontribusi besar dari tiga pelanggan utama yang mendominasi struktur pendapatan PT Dadar Untuk Semua (Dadar Beredar), PT Tretan Madura Berkah (Bebek Carok Tretan Muslim), dan PT Bernilai Rezeki Taburai (Warung Taburai).
Namun, beban pokok penjualan meningkat 7,47 persen yoy menjadi Rp174,66 miliar, membuat pertumbuhan laba kotor hanya naik tipis 6,28 persen ke Rp42,09 miliar.
Tekanan makin terasa di level operasional. Beban administrasi dan umum melonjak 16,73 persen yoy menjadi Rp30,43 miliar, meski beban penjualan berhasil ditekan 6,03 persen menjadi Rp5,05 miliar. Kombinasi ini menyeret laba usaha turun 19,02 persen yoy menjadi Rp6,59 miliar.
Ujungnya, laba bersih ikut terpangkas dalam, sekaligus menekan laba per saham dasar dan dilusian (EPS) menjadi Rp4,40 dari Rp7,38 pada tahun sebelumnya.
Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Jumat (13/3) saham BAIK tercatat menurun 8,45 persen turun 24 poin di level/posisi Rp260.
Related News
Mantan Pengendali Pangkas Porsi, Saham AMMS Dilepas Rp2,84 Miliar
GRPM Cetak Laba Minimalis Tapi Tumbuh Dua Digit di 2025
4 Emiten Segera Bagi Dividen, 2 di Antaranya Cum Date Pekan Ini!
Senyap, 3 Entitas Ini Akumulasi Jumbo 75,15 Juta Saham ENRG Bersamaan
Meroket 91 Persen, SMMT Tabulasi Laba USD4,06 Juta
Kas Meroket 113 Persen, INPP Akselerasi Ekspansi





