Penjualan Sepeda Motor Di Pasar Domestik 2025 Capai 6,4 Juta Unit
:
0
Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta saat menghadiri Perayaan Produksi 1 Juta Unit PT TVS Motor Company Indonesia di Karawang, Rabu (18/2).(Foto: Kemenperin)
EmitenNews.com - Kinerja industri pengolahan menunjukkan perkembangan yang stabil dan berkelanjutan, dengan tumbuh 4,64 persen pada 2023, 4,43 persen pada 2024, dan meningkat menjadi 5,30 persen pada 2025. Kinerja positif ini tidak terlepas dari kontribusi sektor otomotif khususnya kendaraan roda dua yang memiliki resiliensi yang tinggi di tengah dinamika pasar domestik dan global.
”Pada tahun 2025, pasar domestik kendaraan roda dua mencatatkan penjualan lebih dari 6,4 juta unit, tumbuh 1,3 persen dibandingkan tahun 2024, serta didukung oleh kinerja ekspor yang mencapai sekitar 540 ribu unit CBU, dengan total nilai ekspor mencapai Rp 10,5 triliun,” ungkap Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Setia Diarta dalam sambutannya pada acara Perayaan Produksi 1 Juta Unit PT TVS Motor Company Indonesia di Karawang, Rabu (18/2).
”Momentum pertumbuhan ini perlu terus dijaga melalui penguatan struktur industri, peningkatan investasi, serta percepatan transformasi menuju industri yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan,” ungkap kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (19/2).
Setia menyampaikan tonggak ini merupakan kontribusi penting dalam memperkuat struktur industri kendaraan bermotor roda dua dan roda tiga nasional, sekaligus memperluas kapasitas ekspor dan penggunaan komponen dalam negeri.
Dalam konteks tersebut, pencapaian TVS menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi industri otomotif nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. “PT TVS Motor Company Indonesia telah menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat industri otomotif nasional melalui investasi berkelanjutan, peningkatan ekspor, serta pemenuhan regulasi industri,” ujar
PT TVS Motor Company Indonesia merupakan anak perusahaan dari TVS Motor Company India yang telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 2007 melalui fasilitas manufaktur terintegrasi di Karawang. Sejak memulai produksi komersial, perusahaan ini telah merealisasikan investasi sebesar USD250 juta atau sekitar Rp4,12 triliun.
Selain itu, PT TVS Motor Company Indonesia telah menyerap ratusan tenaga kerja langsung, serta memberikan dampak ekonomi bagi kurang lebih 8.000 tenaga kerja tidak langsung melalui jaringan distributor, pemasok, kontraktor, dan penyedia jasa beserta asosiasinya. Bahkan perusahaan juga menjadi salah satu basis produksi global TVS di luar India dan Inggris.
Hingga awal 2026, TVS telah memproduksi lebih dari satu juta unit kendaraan roda dua dan roda tiga untuk pasar domestik maupun ekspor. Produk TVS telah dipasarkan ke berbagai negara di ASEAN, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika, menunjukkan daya saing industri otomotif Indonesia di pasar global.
Setia menambahkan, TVS merupakan salah satu perusahaan yang konsisten memenuhi ketentuan regulasi industri, termasuk kewajiban pelaporan dan pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). “Sejumlah produk TVS telah memenuhi persyaratan TKDN dan digunakan dalam berbagai program pengadaan pemerintah, baik di kementerian maupun pemerintah daerah,” imbuhnya.
Salah satunya, PT TVS turut serta mengambil bagian dalam Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan dan Perlengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui pengadaan 700 unit sepeda motor roda tiga dengan PT Agrinas.
Related News
Danareksa Rombak Direksi, Ngurah Wirawan Jadi Dirut
OJK Resmi Larang Gerbang Aset Digital (Fasset) Jual Aset Kripto!
Resmi Degradasi, AMRT Huni Dasar Klasemen Top Losers
Duh! IHSG Ditutup Melemah, Rupiah pun Kian Tertekan
Comeback! Emiten Prajogo Kuasai Panggung Top Gainers Pekan ini
IHSG Sepekan Turun Tipis, Asing Kabur Rp53,97 Triliun





