Penjualan Turun, Laba Bersih Lonsum (LSIP) 2023 Ambles 26,5 Persen
:
0
Pekerja sedang memanen hasil buah sawit. Dok/Istimewa
EmitenNews.com - PP London Sumatra Indonesia alias Lonsum (LSIP) membukukan laba bersih Rp761,99 miliar pada 2023. Merosot 26,5 persen dibanding edisi sama 2022 mencapai Rp1,036 triliun. Dampaknya, laba per saham dasar melorot ke level Rp112 per lembar dari akhir 2022 di level Rp152 per helai.
Presiden Direktur LSIP, Benny Tjoeng menjelaskan, industri agribisnis menghadapi berbagai tantangan terutama dampak dari cuaca dan volatilitas harga komoditas pada 2023. “Lonsum tetap fokus memperkuat posisi keuangan, mengendalikan biaya dan efisiensi, meningkatkan produktivitas, memprioritaskan belanja modal pada kegiatan peremajaan kelapa sawit, infrastruktur, dan menjalankan praktik-praktik agrikultur baik secara berkelanjutan,” tegasnya.
Produksi Tandan Buah Segar (TBS) inti tercatat 1,18 juta ton pada tahun 2023 atau sama dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan Produksi CPO turun 4 persen secara tahunan menjadi 294 ribu ton.
Perseroan membukukan penjualan Rp4,19 triliun, turun 9 persen dibanding tahun sebelumnya, seiring koreksi harga jual rata-rata produk sawit (CPO dan produk PK) sebagian diimbangi kenaikan volume penjualan produk sawit seiring capaian persediaan CPO akhir tahun sebelumnya.
Penurunan penjualan 2023 terutama tersebab koreksi harga jual rata-rata produk sawit. “Lonsum mencatat laba kotor sebesar Rp1,15 triliun, laba usaha Rp759 miliar dan core profit Rp927 miliar,” papar dia. (*)
Related News
Harita Nickel Tebar Dividen Rp2,7 Triliun, Setara 30 Persen Laba 2025
Usai RUPS, Dua Emiten Ini Bakal Bagi Dividen
BNII Jadi Holding, Integrasikan Bank, Sekuritas hingga Multifinance
Hashim Komut dan Fadel Komisaris, WIFI Konsisten Bagi Dividen
ITSEC Asia (CYBR) Ekspansi Usaha Pengembangan AI dan Perangkat Lunak
ARII Siapkan Investasi Jumbo Rp1 Triliun di Sumsel, Ini Sasarannya





