Perang Berlarut, Tekanan Jual Sudutkan IHSG
Tampak petugas kebersih mengelap layar yang menunjukkan pergerakan IHSG. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi 1,62 persen menjadi 7.585. Transaksi perdagangan disertai dengan dominasi tekanan jual. So, potensi indeks untuk melanjutkan koreksi masih sangat terbuka.
Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 9 Maret 2026, indeks akan menyusuri area support 7.311-7.391, dan posisi resistance 7.934-8.154. Berdasar data tersebut, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Adaro Andalan (AADI) buy on weakness Rp9.350-10.175 per saham dengan target Rp10.950-11.425 per helai, dan stop loss Rp9.225 per lembar. Bank BCA (BBCA) buy on weakness Rp6.600-6.700 per lembar dengan proyeksi Rp7.275-7.575 per saham, dan stop loss Rp6.375.
Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) buy on weakness Rp1.040-1.220 per helai dengan target Rp1.475-1.75 per saham, dan stop loss Rp995. Merdeka Battery (MBMA) buy on weakness Rp630-685 per saham dengan proyeksi Rp750-790 per helai, dan stop loss Rp605 per eksemplar. (*)
Related News
Lippo dan Danantara Mulai Garap Rusun Subsidi di Meikarta
Produksi Minyak Sumur Banyu Urip Melejit Dari 4.800 ke 12.300 BOPD
Harga Pakan Turun, Kementan Pastikan Biaya Produksi Makin Efisien
HIP BBN Bioetanol Maret 2026 Ditetapkan Rp7.949 per Liter
Tingkatkan Keselamatan Angkutan Lebaran, Kemenhub Ramp Chek Semua Moda
PLN NPC Rampungkan Dua Proyek Elektrifikasi Kereta Cepat Malaysia





