Perekonomian Dunia Pada tahun 2024 Diprediksi Akan Turun Tajam Menjadi 2,1%
:
0
EmitenNews.com -Pertumbuhan dunia bertahan pada tahun 2023, didorong oleh normalisasi konsumsi di Tiongkok dan peningkatan pertumbuhan di AS, yang melebihi perlambatan tajam di Eropa setelah guncangan energi regional pada tahun 2022.
Namun, dengan dampak penuh dari kebijakan moneter baru-baru ini, pengetatan masih terasa, kemerosotan properti Tiongkok terus berlanjut, dan zona euro mengalami stagnasi, Fitch Ratings memperkirakan pertumbuhan dunia pada tahun 2024 akan turun tajam menjadi 2,1%.
Untuk tahun 2023, Fitch telah menaikkan perkiraan pertumbuhan dunia sebesar 0,4pp dibandingkan dengan Global Economic Outlook (GEO) bulan September, dengan AS naik sebesar 0,4pp menjadi 2,4% dan Tiongkok sebesar 0,5pp menjadi 5,3%.
Perkiraan pertumbuhan dunia tahun 2024 kami adalah 0,2pp lebih tinggi, dengan kenaikan 0,9pp di AS menjadi 1,2% (dengan resesi kini dapat dihindari) melebihi penurunan 0,4pp pada pertumbuhan zona euro menjadi 0,7%.
Perlambatan Tajam di AS namun tidak ada resesi ketahanan pertumbuhan AS mencerminkan pembaruan pelonggaran fiskal, kesediaan konsumen untuk terus memanfaatkan kelebihan tabungan dan kuatnya keuangan sektor swasta.
Sejauh ini dampak pengetatan moneter melalui saluran 'arus kas' terhadap kenaikan biaya pembayaran utang masih terbatas.
Pertumbuhan akan melambat tajam pada tahun depan seiring dengan melambatnya pendapatan dan keuntungan rumah tangga, melemahnya kredit dan investasi, serta kenaikan suku bunga riil, namun saat ini kami memperkirakan pertumbuhan akan tetap positif hingga tahun 2024.
Related News
Lunasi Obligasi 7 September, Bank SulutGo Alokasikan Dana Rp750 Miliar
APBN 2027 Target Pertumbuhan 6%, Asumsi Rupiah Rp17.500/USD
Di Sidang MPR, Prabowo akan Usut Direksi BUMN 32 Tahun ke Belakang
Di Sidang MPR Presiden Ungkap Keberhasilan Swasembada 8 Komoditas
Emas Antam Turun Rp36 Ribu Terimbas Profit Taking Global
Nikkei Tembus 69.400, Saham Jepang Melejit Ikuti Wall Street





