Periksa! Ini 10 Saham Penghuni Top Losers dalam Sepekan
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertengger di level 8.394. Itu setelah dalam tempo sepekan terakhir, indeks mengalami penigkatan sebesar 2,82 persen. Dengan demikian, sukses meninggalkan posisi akhir lalu di kisaran 8.163.
Berdasar data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 3-7 November 2025, ada sejumlah saham bergerak kontras. Setidaknya, 10 saham dalam top losers tidak berkutik, dan sekaligus menjadi beban bagi indeks. Antara lain Multitrend Indo (BABY) anjlok 38,32 persen alias 205 poin menjadi Rp330 dari Rp535. First Media (KBLV) drop 26,42 persen setara 51 poin menjadi Rp142 dari Rp193.
Dwi Guna Laksana (DWGL) tergerus 25,97 persen selevel 120 poin menjadi Rp342 dari Rp462. Jaya Sukses Makmur (RISE) melorot 25,81 persen atau 2.975 poin menjadi Rp8.550 dari Rp11.525. KFC Indonesia (FAST) merosot 20,13 persen atau 150 poin menjadi Rp595 dari Rp745. Remala Abadi (DATA) menukik 20 persen alias 1.175 poin menjadi Rp4.700 dari Rp5.875.
Sumber Mineral Global Abadi (SMGA) terpangkas 15,33 persen selevel 21 poin menjadi Rp116 dari Rp137. FKS Multi Agro (FISH) terdilusi 14,50 persen setara 285 poin menjadi Rp1.680 dari Rp1.965. Ketrosden (KETR) menciut 14,16 persen seleel 66 poin menjadi Rp400 dari Rp466, dan Asri Karya Lestari (ASLI) susut 13,50 persen alias 27 poin menjadi Rp173 dari Rp200. (*)
Related News
IHSG Sepekan Menghijau, Tapi Risiko Masih Mengintai
Produksi Jagung Pangan Untuk Industri Digenjot, Targetnya 18 Juta Ton
Wamenkeu: Tarif Layanan Seharusnya Bukan Fokus Cari Untung
Aset Perbankan Syariah Capai Angka Tertinggi Sepanjang Masa
Sektor Halal Value Chain Tumbuh 6,2 Persen Pada 2025
PTBA Targetkan Kapasitas Produksi 100 Juta Ton





