EmitenNews.com - BFI Finance (BFIN) menjajakan surat utang senilai Rp1,1 triliun. Obligasi berkelanjutan tahap V 2023 itu dijajakan dalam dua seri. Seri A senilai Rp250 miliar, dan seri B sejumlah Rp850 miliar.
Obligasi Seri A dibekali dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,00 persen berjangka waktu 370 hari kalender sejak tanggal emisi. Obligasi Seri B berbunga tetap 7,00 persen per tahun, berdurasi 3 tahun sejak tanggal emisi. Bunga obligasi dibayar setiap 3 bulan.
Pembayaran bunga pertama akan dilakukan pada 15 September 2023. Pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo pada 25 Juni 2024 untuk obligasi Seri A, dan 15 Juni 2026 untuk obligasi Seri B. Obligasi itu, mengantongi rating AA- dari Fitch Ratings Indonesia.
Dana diperoleh dari hasil penawaran umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan perseroan seluruhnya untuk modal kerja berupa pembiayaan investasi, modal kerja, dan multi guna (selain pembiayaan berbasis syariah) sebagaimana ditentukan izin berdasar ketentuan, dan perundang-undangan berlaku.
Penjamin pelaksana emisi obligasi BCA Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, Mandiri Sekuritas, Trimegah Sekuritas Indonesia, dan Wali Amanat Bank Tabungan Negara (BBTN). Jadwal obligasi dengan masa penawaran umum pada 5-9 Juni 2023. Penjatahan pada 13 Juni 2023. Pengembalian uang pesanan, dan distribusi secara elektronik pada 15 Juni 2023. Pencatatan di BEI pada 16 Juni 2023. (*)
Related News

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar