Perkuat Struktur Modal, MDKA Izin Private Placement 2,44 Miliar Saham
:
0
Suasana area pertambanga emas, dan tembaga besutan Merdeka Copper Gold. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Merdeka Copper Gold (MDKA) bakal menggelar private placement maksimal 2.447.298.377 helai alias 2,44 miliar lembar. Pengeluaran saham baru itu, setara dengan 10 persen dari total modal telah ditempatkan, dan disetor perusahaan. Dana hasil private placement untuk sejumlah keperluan.
Tepatnya, sekitar 30 persen untuk modal kerja perseroan, dan grup perseroan. Lalu, untuk pengembangan usaha baik melalui belanja modal, pembelian saham, pembelian aset, penyertaan saham, atau metode transaksi lainnya sesuai dengan industri grup perseroan.
Penerbitan saham baru itu, akan mendongkrak jumlah saham beredar perseroan. Dengan begitu, diharap meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan. Selain itu, private placement akan memberi tambahan dana untuk mendukung pengembangan usaha perseroan, dan memperkuat struktur permodalan.
Setelah penuntasan private placement, persentase kepemilikan saham dari pemegang saham perseroan saat ini akan mengalami dilusi maksimum 9,091 persen. Secara umum, private placement akan memberi dampak langsung terhadap struktur permodalan, dan likuiditas perseroan.
Dengan asumsi harga penutupan saham perseroan pada 3 Mei 2024 dikisaran Rp2.560 per lembar, dan kurs tengah Bank Indonesia Rp16.202 per USD, kondisi keuangan dan ekuitas perseroan setelah private placement akan mengalami peningkatan sebesar USD386,68 juta. So, rasio utang terhadap ekuitas menjadi 0,7 kali dari sebelumnya 0,8 kali.
Aksi korporasi itu, akan digeber dalam tempo 2 tahun setelah mendapat restu para investor. Nah, untuk mengantongi izin para pemodal tersebut, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 12 Juni 2024 mendatang. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





