Perkuat Transaksi Perbankan, Jatis Mobile (JATI) Gandeng Infinitium Solutions
:
0
EmitenNews.com -PT Informasi Teknologi Indonesia Tbk (JATI) atau Jatis Mobile bekerjasama dengan PT Infinitium Solutions, mengadakan seminar dengan tema Unlocking Efficiency: Empowering Indonesian Banks with WhatsApp OTP for Efficient, Faster, Easier, and Secure 3DS Transactions yang diadakan pada tanggal 12 Juli 2023 di Hotel Alila, kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Seminar ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam dan peluang kepada para klien bisnis khususnya kepada sektor industri perbankan dan keuangan mengenai solusi produk WhatsApp OTP dan fitur Secure 3DS Transactions dari Infinitium Solutions dan kelebihan-kelebihan yang dimiliki WhatsApp OTP dalam produk SMS OTP dari Jatis Mobile (JATI).
Peserta dari sektor industri perbankan diberikan wawasan dan solusi mendalam tentang layanan komunikasi yang nyaman dan dapat diandalkan untuk meningkatkan skor kepuasan pelanggan & meningkatkan efisiensi menggunakan OTP dan list message dalam pengalaman para pelanggan.
Dalam seminar ini, peserta akan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para pemimpin dan ahli industri, serta menjalin hubungan dengan para profesional dari berbagai sektor perbankan dan keuangan di Indonesia yang memiliki minat serupa. Hal ini memberikan kesempatan untuk memperluas jaringan bisnis dan menciptakan peluang kolaborasi yang menguntungkan kedua belah pihak.
Joni Haryono - Direktur PT Infinitium Solutions mengatakan .Kami percaya WhatsApp OTP sebagai delivery channel otentikasi yang efisien, cepat, mudah dan aman khususnya pada transaksi 3D Secure online E-commerce.
Related News
BLES Bagi Dividen Rp16,80 Miliar, Bos Ungkap Proyeksi Tahun Ini
Beralih ke Sektor Energi Hijau, FUTR Ungkap Rencana Bisnis
Jaga Kinerja Positif, KAEF Perkuat Produk High Margin dan Efisiensi
Usai Tebar Dividen Rp300 Miliar, YUPI Pilih Timbun Sisa Laba 2025
Saham Belvin Tannadi (BAPA) Usai Jalani Suspensi Panjang, Kini di FCA
TOBA Beri Kredit Modal Entitas Singapura Jadi SGD385 Juta, Nyaris Rp5T





