Kiprah Lya sebagai wanita ditengah-tengah bisnis kaum Pria sangat membanggakan dimana Untuk kinerja keuangan Perseroan, Efilya Kusumadewi telah membuktikan 4 tahun terakhir buku ELPI mengalami pertumbuhan pesat higga 170% untuk yoy tahun 2022, termasuk peningkatan laba bersih hingga 55%.

“Selain mempertahankan kinerja bisnis inti ELPI di bidang Offshore, kami juga terus membangun momentum positif pada sektor non offshore yaitu Tug & Barge serta Bulk & Transhipment dengan mencatatkan pendapatan senilai Rp 366,93 milliar atau mengalami peningkatan 17% dengan periode yang sama tahun lalu.” Detail Lya.

Siklus pertumbuhan kinerja keuangan ini ditopang dengan kemampuan ELPI mempertahankan pertumbuhan pendapatan perluasan margin di semua lini bisnis baik di sektor Offshore Support Vessel maupun non offshore. Selain itu ELPI juga terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi Klien sehingga dapat mempertahankan kerjasama yang telah berjalan serta memperoleh kontrak-kontrak baru dengan durasi jangka panjang. Secara keseluruhan, Lya menambahkan kinerja keuangan ELPI pada kuartal ketiga 2024  tetap kuat karena margin EBITDA meningkat 16% YoY menjadi Rp 302,81 milliar. Khusus untuk revenue sendiri ELPI terus meningkat setiap kuartal dan saat ini growth revenue  kurang lebih 11% atau sebesar Rp.893,83milliar.

Saya yakin dan optimis ELPI dapat terus membangun hasil kinerja positif di sepanjang sisa tahun ini. Beberapa kontrak baru yang diraih ELPI di tahun ini mensupport pekerjaan ExxonMobil Cepu Limited dengan dan salah satu entitas perusahaan Grup Pertamina adalah salah satu bentuk kepercayaan client kepada ELPI termasuk beberapa kontrak spot charter lainnya dari perusahaan minyak dan gas baik di wilayah perairan Indonesia maupun Malaysia.”jelas Lya.

Rencana ELPI kedepannya, “Roadmap phase II ELPI tahun 2025-2030, ELPI akan melakukan ekspansi di Timur Tengah sekaligus memperkuat posisi ELPI sebagai Indonesian Pride diwilayah Asia Tenggara meliputi Brunei Darusalam dan Myanmar selain saat ini telah mempunyai entitas anak dan afiliasi serta kontrak di Sabah dan Sarawak.” Tambah Eka 

“Untuk armada jelas kami wajib melakukan pengadaan kapal baru bagi kebutuhan tersebut, dimana dalam rencana kami saat ini akan kami alokasikan untuk 5 (lima) kapal tug & barge melalui afiliasi PT ELPI Nusantara Armada dan 1 (satu) kapal Mother Vessel untuk entitas anak PT Samudra Luas Sejahtera Abadi serta beberapa crewboat dan platform supply vessel untuk entitas anak PT ELPI Offshore dan Kazo Marine Sdn Bhd termasuk NKA Energy Sdn Bhd.” Detail Eka. Kami optimis dengan roadmap bisnis dengan alokasi kurang lebih sebesar Rp.1 Triliun tersebut dapat menjadikan ELPI sebagai pemimpin regional dalam solusi kelautan Internasional di 5 (lima) negara, dikenal atas keunggulan operasional, keberlanjutan, dan nilai-nilai budaya yang kuat, sekaligus sebagai representative Indonesian Pride,” sambung Eka.

“Dalam phase I roadmap bisnis, ELPI telah mampu mencapai bahkan lebih cepat dalam merealisasikan khususnya dibidang tug & barge. Saat ini ekosistem ELPI telah meliputi Shipping Company melalui ELPI dan ELPI Offshore, Shipyard terdapa PT Eka Multi Bahari & PT Orela Shipyard, Bulk & Transshipment dilakukan oleh PT ELPI Nusantara Armada dan PT Samudra Luas Sejahtera Abadi serta Overseas di Malaysia melalui Kazo Marine Sdn Bhd. Solusi Kemaritiman berkelanjutan bukan sekedar jargon tapi kami sudah mencapainya. ELPI, entitas anak dan afiliasi merupakan ekosistem yang lengkap dan ideal bagi strategy bisnis dan partnership” lanjutnya.