Perluas Kredit, Easycash dan Krom Bank Jalin Kemitraan Loan Channeling
:
0
Direktur Utama Easycash Nucky Poedjiardjo (kanan) dan Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan usai meneken kerja sama loan channeling di Jakarta, Selasa (20/10/2026). Foto - Dok BBSI
EmitenNews.com - Indonesia Fintopia Technology (Easycash), platform pinjaman daring (Pindar) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menjalin kerja sama strategis dengan Krom Bank Indonesia alias Krom Bank (BBSI), anak usaha Kredivo Group, melalui skema loan channeling. Kolaborasi itu, menjadi bagian dari pengembangan jaringan mitra penyaluran kredit Krom Bank, sekaligus memperkuat kerja sama pendanaan institusional Easycash dengan sektor perbankan.
Kolaborasi tersebut sejalan dengan strategi Krom Bank yang menjadikan loan channeling sebagai salah satu pilar utama penyaluran kredit melalui perluasan ekosistem kemitraan. Berdasar laporan keuangan bulanan yang dipublikasikan pada September 2026, total kredit Krom Bank tercatat Rp11,59 triliun per Agustus 2026, meningkat 50,4 persen secara tahunan alias year-on-year (YoY) dari periode sama tahun lalu Rp7,70 triliun.
Pertumbuhan signifikan itu, mencerminkan perkembangan bisnis kredit Krom Bank sekaligus menegaskan peran strategis kemitraan sebagai salah satu pendorong pertumbuhan bisnis. Pengembangan jaringan mitra channeling merupakan salah satu langkah perusahaan untuk mengakselerasi pertumbuhan kredit secara selektif.
“Sebagai Bank berbasis Digital, kemitraan dengan Easycash merupakan bagian dari strategi Krom Bank dalam mengembangkan penyaluran kredit melalui kemitraan dengan perusahaan teknologi finansial. Kami melihat peluang mengoptimalkan kapabilitas masing-masing dalam memperluas jangkauan layanan pembiayaan, dengan tetap mengedepankan kualitas aset, prinsip kehati-hatian, dan pengelolaan risiko. Kemitraan itu, diharap dapat mendukung pertumbuhan kredit Krom Bank secara sehat, dan berkelanjutan,” tegas Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan.
Bagi Easycash, kemitraan dengan Krom Bank melanjutkan pengembangan jaringan kerja sama dengan institusi perbankan untuk mendukung penyaluran pendanaan kepada peminjam individu. Sebelumnya, Easycash telah menjalin sejumlah kemitraan loan channeling dengan bank di Indonesia serta Easycash telah berkontribusi signifikan terhadap inklusi keuangan nasional dengan memfasilitasi penyaluran pendanaan secara akumulatif sebesar Rp103,23 triliun, sejak berdiri pada 2017 hingga September 2026.
Direktur Utama Easycash, Nucky Poedjiardjo, mengatakan bahwa kolaborasi antara bank dan penyelenggara pindar memungkinkan kedua pihak memanfaatkan kapabilitas saling melengkapi dalam melayani kebutuhan pembiayaan masyarakat. “Kerja sama ini membawa pengalaman dalam penyelenggaraan layanan pendanaan digital, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung proses verifikasi, dan penilaian kelayakan calon penerima dana. Kami berharap kolaborasi ini dapat mendukung penyaluran pendanaan kepada masyarakat secara lebih optimal, dengan tetap memperhatikan kemampuan pembayaran, tata kelola, dan perlindungan konsumen,” ujar Nucky. (*)
Related News
IHSG Bergerak Labil, Sempat Dibuka ke 5.300 Lalu Berlanjut Anjlok
Butuh 20 GW, Pemerintah Sinkronkan Data Center dan Pasokan Energi
IHSG Makin Kinclong, Serap Saham-saham Berikut
Pasca IHSG Menguat 5 Persen, Cermati Saham-Saham Ini
Investor Pelototi BI Rate
Daftar Saham HSC Bertambah, Total Ada 81!





