EmitenNews.com - PT Pertamina EP Adera Field (PEP Adera Field), Subholding Upstream Pertamina Zona 4 Regional Sumatera berhasil menemukan cadangan gas dan kondensat dari Sumur Benuang BNG-B1 yang terletak di struktur Benuang, Desa Benuang, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Sumatera Selatan.


Pengeboran ini menghasilkan gas sebesar 15,72 MMSCFD dari target awal 2 MMSCFD, atau 786% dari target. Selain mendapatkan gas, sumur BNG-B1 juga menghasilkan produksi initial kondensat sebesar 329 BCPD dari target awal 150 BCPD, atau tercapai 220% dari target. Secara equivalen, berhasil ditemukan cadangan hidrokarbon sebesar 3.042 BOEPD dari target awal 495 BOEPD, atau 615% dari target.


General Manager Zona 4, Agus Amperianto, menyampaikan bahwa pengeboran sumur BNG-B1 juga diperkirakan menambah cadangan gas inplace Blok B Benuang sebesar 103,64 BSCF (miliar standar kaki kubik) dan cadangan minyak inplace sebesar 8,91 MMBo (juta barel). Sehingga membuka peluang untuk pengembangan struktur Benuang.


“Keberhasilan target pengeboran ini tidak terlepas dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) yang mengedepankan aspek safety,” ujarnya.


Agus menjelaskan bahwa proses pengeboran sumur BNG-B1 selesai pada 10 September 2022 dengan durasi pengerjaan selama 47 hari kalender. Total gross revenue dari penjualan gas sebesar USD155.810 per hari dan investasi pengeboran sebesar USD4.965.719, maka pengembalian investasi dapat dicapai dalam 32 hari,” katanya.


Melalui penerapan Spirit of SUMATERA (Sustainable, Msssive, To grow, Efficient, Resilient, Aggressive) diharapkan keberhasilan pengeboran ini akan berkelanjutan sehingga pasokan energi di Indonesia dapat terpenuhi di tengah laju penurunan produksi lapangan migas yang sudah mature.


Keberhasilan pengeboran ini juga berkat peran SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Perwira Pertamina EP Zona 4, kontraktor dan mitra kerja perusahaan, serta pemerintah yang telah mendukung aktivitas hulu migas Pertamina.(fj)