Pertamina Pastikan Kelancaran Stok dan Distribusi BBM dan LPG di Sekitar Semeru
:
0
EmitenNews.com - PT. Pertamina Patra Niaga Wilayah Jatimbalinus memastikan ketahanan stok BBM dan LPG serta penyaluran kedua jenis produk tersebut di daerah terdampak erupsi Semeru tetap lancar.
Area Manager Communication, Relations & CSR Patra Niaga Jatimbalinus, Deden Mochamad Idhani memaparkan di Kabupaten Lumajang terdapat 17 SPBU dan 12 Agen LPG PSO (Subsidi) yang saat ini tetap beroperasi. Sementara di wilayah terdampak terdapat lembaga penyalur terdekat yaitu SPBU 54.673.10 yang berada di Kec. Pronojiwo atau 14 kilometer dari Puncak Semeru.
"Dikarenakan jembatan Gladak Perak terputus maka SPBU tersebut akan dialihkan supply nya melalui Integrated Terminal Surabaya dari sebelumnya melalui Fuel Terminal Malang," ungkap Deden dalam siaran persnya.
Deden menambahkan, Pertashop di desa terdekat, yaitu Sumberurip, Sumberwuluh, Penanggal dan Kloposawit terpantau tetap beroperasi namun juga akan dialihkan supply dari Fuel Terminal Malang ke Integrated Terminal Surabaya.
"Untuk penyaluran LPG di Kec. Pronojiwo dan Tempursari saat ini stock terpantau aman namun juga akan ada pengalihan supply dari SPPBE dari sebelumnya di wilayah Kabupaten Lumajang ke SPPBE di Kabupaten Malang dengan rata-rata penyaluran 40.000 tabung per bulan," ujar Deden.
Pertamina Patra Niaga juga terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti BPBD dan Kepolisian untuk kelancaran operasi di lapangan serta bantuan lainnya.
"Kami akan terus mengevaluasi dan memberikan kabar terbaru terkait operasional di lapangan. Masyarakat tidak perlu panik karena kami berkomitmen untuk mendistribusikan energi hingga ke seluruh wilayah," harapnya.(fj)
Related News
Di Tengah Isu Penyadapan, Prabowo Kumpulkan 10 Mantan Kapolri
ICW-Trend Asia Ungkap Belanja Alat Sadap, Polri Habiskan Dana Rp35,9T
Tarif Rp0 Pencatatan Hak Cipta, Peluang Talenta Kreatif Lindungi Karya
BPS Punya Perhitungan, Bekerja Satu Jam Sepekan Bukan Pengangguran
Kasus Korupsi Pengadaan Digitalisasi SPBU, Sedihnya Dirut KAI
Bidik Investasi, KIJA Gelar ASEAN–China Industrial Cooperation Forum





