Phapros (PEHA) Akan Proses Mundurnya David Sidjabat Sebagai Dirut

Foto Emiten PEHA pada saat IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - Emiten farmasi, PT Phapros Tbk (PEHA) secara resmi mengumumkan pengunduran diri Direktur Utama Perseroan yaitu David Sidjabat.
Perseroan menyampaikan telah menerima surat pengunduran diri David Sidjabat selaku Direktur Utama Perseroan pada 22 Maret 2024.
Mundurnya David Sidjabat dari kursi Dirut Phapros dikarenakan David diangkat menjadi Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) di PT Sucofindo. Pengangkatan ini berdasarkan Surat Keputusan Pemegang Saham Sucofindo Nomor SK-78/MBU/03/2024-011/CORP/III/2024-DU.005/KP.503/IDS-24 tanggal 22 Maret 2024.
Perseroan menambahkan, dampak dari pengunduran diri David Sidjabat pada kegiatan operasional adalah adanya pelimpahan tugas, fungsi, wewenang dan tanggung jawab Dirut kepada Anggota Direksi Perseroan lainnya sampai adanya penetapan penggantian Dirut melalui RUPS yang akan diselenggarakan kemudian.
"Dampaknya terhadap kegiatan hukum, adalah dilakukan penunjukkan pejabat untuk pelaksanaan tugas, fungsi, wewenang, dan tanggung jawab Dirut kepada Anggota Direksi Perseroan lainnya hingga menunggu Keputusan RUPS yang akan diselenggarakan kemudian," ," ungkap Corporate Secretary Phapros, Zahmilia Akbar dalam keterangan resmi, Selasa (26/3/2024).
Sementara, pengunduran diri Direktur Utama perseroan ini tidak berdampak terhadap kondisi keuangan dan kelangsungan usaha perseroan.
"Perseroan akan menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan pengunduran diri tersebut, sesuai tata cara yang diatur dalam peraturan terkait yang waktunya akan disampaikan kemudian," kata dia.
Pada perdagangan hari ini Selasa (26/03), saham PEHA diperdagangkan fluktuatif hari ini. Hingga pukul 12.38 WIB, saham PEHA naik 0,92% persen ke level Rp550 per saham.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar