EmitenNews.com - Komisaris emiten klu bola Bali United PT Bali Bintang Sejahtera (BOLA), Pieter Tanuri menjual sebanyak total 97.100.000 lembar kepemilikan sahamnya di BOLA.
Yohanes Ade Bunian Moniaga Corporate Secretary BOLA dalam keterangan resmi Senin (15/1) menyampaikan bahwa transaksi penjualan saham tersebut dibagi menjadi dua kali, transaksi pertama dilakukan pada 5 Januari 2024 sebanyak 66.700.000 sahamnya.
Selanjutnya, pada 11 Januari 2024, dia kembali melakukan transaksi pelepasan kepemilikan sahamnya sebanyak 30.400.000 saham di harga yang sama yaitu Rp165 per saham.
Total penjualan saham yang dilakukan Pieter sebanyak 97.100.000 atau setara 1,62 persen pada harga Rp165 per saham.
Tujuan transaksi tersebut untk divestasi dengan status kepemilkan saham langsung, jelas Yohanes.
Dari hasil divestasi tersebut, jumlah kepemilikan Pieter berkurang dari sebelum transaksi sebanyak 2.458.680.720 lembar atau setara 40,97 persen kini menjadi 2.361.580.720 lembar atau setara 39,35 persen.
Sebagai informasi, pada perdagangan saham Senin (15/1), pukul 14.20 WIB, saham BOLA menguat 3 poin atau 1,88 persen ke level 162, namun demikian, dalam seminggu saham BOLA terkoreksi sebanyak 5,26 persen, dalam sebulan saham BOLA terkoreksi 1,22 persen, dan selama tiga bulan terakhir, saham BOLA mencatatkan penurunan sebesar10,50 persen.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar