PLN NPC Rampungkan Dua Proyek Elektrifikasi Kereta Cepat Malaysia
:
0
PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC), berhasil menyelesaikan dua titik proyek elektrifikasi jalur kereta api cepat East Coast Rail Link (ECRL) di Malaysia.(Foto: Ruang Energi)
EmitenNews.com - Subholding PT PLN Nusantara Power (PLN NP), melalui anak usahanya PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC), berhasil menyelesaikan dua titik proyek elektrifikasi jalur kereta api cepat East Coast Rail Link (ECRL) di Malaysia lebih cepat dari target yang ditetapkan.
Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan rampung 15 hari lebih awal, sedangkan FS 09 di Jambu Rias, Pahang, selesai satu bulan lebih cepat dari jadwal.
Keberhasilan itu merupakan bagian dari kontrak konsorsium Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC) yang melibatkan PLN Group.
Dalam proyek tersebut, PLN NP bertanggung jawab atas pengadaan peralatan utama, sementara PLN NPC mengadakan peralatan pendukung serta melaksanakan konstruksi dan komisioning.
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menegaskan pencapaian tersebut menjadi bukti nyata transformasi dan ekspansi bisnis perseroan di kancah global.
"Keberhasilan ini menjadi pijakan strategis bagi PLN Group untuk terus memperluas proses bisnis di level internasional. Dengan kompetensi teknis dan pengalaman di bidang kelistrikan yang dimiliki, kami yakin mampu menyelesaikan proyek sesuai standar internasional sekaligus mengharumkan nama bangsa di level dunia," ujar Darmawan dalam keterangan resmi, Minggu (8/3/2026).
Secara keseluruhan, PLN Group mengerjakan empat dari sepuluh Feeder Station dalam proyek ECRL, yakni FS01, FS02, FS09, dan FS10. Proyek yang dimulai pada Juni 2024 itu ditargetkan rampung seluruhnya pada Juni 2026.
Penyelesaian lebih cepat dari jadwal mendapat apresiasi dari Tenaga Switchgear (TSG) selaku Project Delivery Partner dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) sebagai pemilik jaringan listrik Malaysia.
Sedangkan, Head Project Management Office TNB, Azreen Bin Othman, menyatakan koneksi dari Pencawang Masuk Utama (Gardu Induk) Tunjung hingga FS 01 dan FS 09 merupakan bagian krusial dalam sistem elektrifikasi ECRL.
"Lebih awal dari target yang ditetapkan. Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan. Kami melihat PLN menunjukkan komitmen dan kesungguhan yang tinggi dalam memastikan proyek ini selesai dengan cepat tanpa mengesampingkan kualitas," kata Azreen.
Related News
Mantul! IHSG Sesi I Rebound ke 7.175, Ini Saham-Saham Penggeraknya
Purbaya Beraksi Lagi! Sebut IHSG Bakal Meroket ke 28.000
Sambut Awal Pekan! IHSG Ngebut Naik 1,39 Persen di 7.228
Aksi Jual Mendera, IHSG Orbit Zona Merah
Rupiah Tersungkur, IHSG Drop 6,61 Persen Sepekan, Apa Selanjutnya?
Outlook Utang Negatif, IHSG Terjun Lintasi 7.000





