POWR Sebut Alami Gangguan Pasokan Gas, Kenapa?
Potret jaringan pipa-pipa milik Cikarang Listrindo. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) melaporkan adanya gangguan pasokan gas dari dua pemasok utamanya, PT Pertamina EP (PEP) dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Gangguan ini dipicu insiden dan unplanned shutdown di Stasiun Pengumpul Field Subang milik PEP, serta tekanan kritis pada jaringan South Sumatera West Java (SSWJ) milik PGN.
Corporate Secretary POWR, Rani Maheswari, menyampaikan gangguan tersebut berpotensi menurunnya pasokan gas ke pembangkit listrik perseroan.
“Kami segera mengambil langkah mitigasi dengan memanfaatkan bahan bakar lainnya untuk memastikan pemenuhan kebutuhan energi pelanggan industri tanpa gangguan,” ujarnya, Kamis (14/8).
Menurut keterangan tertulis Rani, POWR tercatat memiliki kontrak pasokan gas dengan PEP hingga Desember 2029 dan dengan PGN hingga Maret 2035.
"Sampai saat ini, tidak terdapat dampak material terhadap kegiatan operasional," ungkap Rani.
Hingga saat ini, perseroan memastikan tidak ada dampak material terhadap operasional, namun tetap menilai potensi pengaruh terhadap kondisi keuangan.
Perseroan juga terus berkoordinasi dengan pemasok gas, regulator, dan pemangku kepentingan guna menjaga keandalan pasokan listrik serta kelancaran operasional.
Related News
Kendilo Gelontorkan Rp23,11 Miliar Tambah Saham IMC Pelita (PSSI)
Tembak Harga Bawah, Samuel Sekuritas Beli Saham BKSL Rp68,07M via Repo
KB Bank Dukung Surge Akselerasi Proyek Internet Rakyat 5G FWA
Cabut Gugatan, WIKA Urung Terjerat PKPU
Kurangi Muatan, Wilton Holding Lego 200 Juta Saham SQMI
Lebih Dini, Grup Bakrie (DEWA) Tuntaskan Buyback Rp950 Miliar





