Prospek Cerah! ELPI Amankan Kontrak Jumbo FLNG Genting Group Rp2,39 T
Potret kapal Anggrek 601 milik emiten PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI).
EmitenNews.com - PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI) berhasil meraih kontrak jangka panjang untuk mendukung proyek Floating Liquefied Natural Gas (FLNG) Genting yang berlokasi di Teluk Bintuni, Papua Barat, dengan estimasi nilai mencapai Rp2,39 triliun.
Corporate Secretary ELPI, Wawan Heri Purnomo, dalam keterbukaan informasi Senin (22/12), menuturkan bahwa kontrak tersebut diperoleh dari Genting Group melalui PT Layar Nusantara Gas. Dalam proyek ini, ELPI akan menyediakan enam unit kapal, yang terdiri atas 1 Crew Boat, 1 Pilot Boat, 1 Offshore Supply Vessel (OSV), serta 3 Multi-Purpose Tug.
Wawan menjelaskan, proses persiapan dan pembangunan armada diperkirakan memakan waktu sekitar 18 bulan, sementara masa kontrak charter berlangsung hingga 18 tahun. Namun demikian, periode charter baru akan berlaku efektif setelah seluruh persyaratan pendahuluan terpenuhi dan tanggal mobilisasi ditetapkan oleh para pihak.
“Nilai kontrak diperkirakan mencapai Rp2,39 triliun sepanjang masa operasional, dengan realisasi bergantung pada efektivitas perjanjian dan tingkat utilisasi armada sesuai ketentuan kontrak,” ujar Wawan.
Guna support proyek tersebut, Perseroan akan membangun enam armada baru, yang sekaligus memperkuat portofolio ELPI di sektor minyak dan gas. Pendanaan pengadaan kapal akan bersumber dari kas internal dan pinjaman perbankan.
Wawan menambahkan, torehan pemenangan tender penyediaan Marine Fleet Charter untuk proyek Genting FLNG dengan kontrak jangka panjang ini diharapkan dapat memberikan kepastian pendapatan sekaligus meningkatkan revenue Perseroan ke depan.
"Dengan memenangkan tender penyediaan Marine Fleet Charter untuk mendukung proyek Genting FLNG untuk long contract 18 tahun akan memberikan kepastian dan peningkatan revenue (pendapatan)," pungkas Wawan.
Related News
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya





