Prospek Positif, Sukuk Ijarah Samudera Indonesia (SMDR) Rp2 Triliun Kantongi Rating idA+

EmitenNews.com - Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menetapkan peringkat idA+(sy) Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Samudera Indonesia (SMDR) maksimum Rp2 triliun. Penerbitan tahap I tahun 2023 senilai Rp550 miliar untuk kebutuhan belanja modal, dan refinancing.
Pefindo juga menegaskan peringkat idA+ dengan prospek stabil untuk Samudera Indonesia. Peringkat itu, mencerminkan posisi pasar kuat di industri pelayaran, kegiatan pelayaran hilir terintegrasi, dan perlindungan arus kas kuat. Namun, peringkat itu, dibatasi struktur permodalan moderat, dan paparan terhadap kondisi makroekonomi.
Pefindo dapat menaikkan peringkat kalau perseroan berhasil mengembangkan bisnis pelayaran non-kontainer sehingga menghasilkan pendapatan tidak terlalu bergejolak, dengan tetap mempertahankan profil keuangan konservatif. Namun, peringkat bisa dilorot kalau kualitas pendapatan memburuk tersebab penurunan volume pengiriman signifikan, tarif pengangkutan, atau harga bahan bakar bunker lebih tinggi dari perkirakan, sehingga melemahkan profil keuangan.
Peringkat juga dapat tertekan kalau perseroan menerapkan kebijakan keuangan lebih agresif untuk ekspansi dengan meningkatkan utang secara substansial melebihi proyeksi tanpa diimbangi prospek pendapatan lebih kuat. Samudera Indonesia berdiri pada 1964, bergerak bidang pelayaran untuk kontainer, curah kering, dan kapal tanker.
Perusahaan juga bergerak bidang jasa kepelabuhanan, logistik peti kemas, dan depo. Per 31 Desember 2022, pemegang saham Samudera Indonesia antara lain Samudera Indonesia Tangguh dengan 57,98 persen, PT Ngrumat Bondo Utomo setara dengan porsi kepemilikan 14,36 persen, manajemen 0,6 persen, dan publik 27,06 persen. (*)
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024