Proyeksi Gerak IHSG Pekan Terakhir Juni, Uji Area Ini
:
0
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. Foto: EmitenNews/Rizki
EmitenNews.com - Pergerakan IHSG pada Senin (29/6) diperkirakan bergerak di area support kisaran 5.848 dan 5.723, serta resistance area di kisaran 5.972 dan 6.127.
Senior Technical Analylst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta mengatakan secara teknikal IHSG diproyeksikan melemah terbatas.
“Berdasarkan indikator, Stochastics K_D menunjukkan sinyal negatif didukung penurunan volume, namun RSI menunjukkan sinyal positif,” ujar Nafan, Senin (29/6).
Pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, IHSG ditutup di zona merah dengan mencatatkan pelemahan 1,72 persen atau turun 102,903 poin ke level 5.896,134. Volume perdagangan mencapai 20,789 miliar lembar saham dengan nilai transaksi menyentuh Rp12,735 triliun. Sebanyak 562 saham melemah, 123 saham menguat, dan 129 lainnya stagnan.
Sementara itu, keputusan MSCI yang mempertahankan Indonesia di emerging market memberikan katalis positif bagi IHSG.
“Di sisi lain, para pelaku investor menantikan peririlisan data makroekonomi awal bulan Juli dalam pekan ini, meliputi inflasi domestik, neraca perdagangan, serta indeks manufaktur Purchasing Managers' Index (PMI),” tutur Nafan.
Dalam laporan risetnya, Mirae Asset Sekuritas juga memberikan pilihan saham yang dapat dicermati pelaku pasar, di antaranya BBCA, INTP, dan SCMA.
Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana juga mengatakan, posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv].
“Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.784, adapun penguatan IHSG dalam jangka pendek kami perkirakan untuk menguji 5.912-5.937,” tulis Herditya dalam risetnya.
Dalam riset itu, MNC Sekuritas juga memberikan daftar saham yang dapat dicermati pelaku pasar, seperti;
Related News
IHSG Dibuka Naik di Awal Pekan Meski Sentimen Rupiah & BI Jadi Sorotan
Bikin HGBT Tak Optimal, Kemenperin Usul Cabut AGIT
IHSG Kembali Loyo, Borong Saham BBRI, BBCA, BBNI, dan BFIN
Efisiensi Pasar Modal, Bima Registra Luncurkan Sistem e-RUPS BIME1
Investor Sorot Patriot Bond, IHSG Cenderung Koreksi
Pangsa Pasar Mobil China di Eropa Tembus 10 Persen, Jerman PHK Massal





