PTPP Jelaskan Permohonan Pailit yang Diajukan Dua Subkontraktor
ilustrasi pekerja PTPP.
EmitenNews.com - PT PP Tbk (PTPP) emiten pelat merah BUMN itu menerima relaas panggilan dari Pengadilan Niaga Jakarta Pusat terkait permohonan pailit yang diajukan dua subkontraktor yakni, PT Atap Perkasa dan CV Citra Pratama.
Dalam keterbukaan informasi PTPP yang terbit pada Jumat (5/12), Pemanggilan tersebut diterima pada Kamis, 4 Desember 2025 dengan nomor perkara 381/Pdt.Sus-Pailit/2025/PN Niaga Jkt.Pst, di mana PTPP tercatat sebagai termohon pailit atas utang di lingkungan KSO PP–Urban.
Direktur Keuangan PTPP, Agus Purbianto menguraikan bahwa PT Atap Perkasa, selaku Pemohon Pailit I, merupakan subkontraktor pekerjaan rangka dan penutup atap untuk proyek pembangunan Museum KCBN Muarajambi. Perusahaan ini mengajukan tagihan sebesar Rp4,03 miliar.
Sementara itu, CV Citra Pratama, sebagai Pemohon Pailit II, adalah subkontraktor pekerjaan plafon fibercellulosa dan kisi-kisi WPC di proyek yang sama, dengan permohonan pembayaran Rp6 miliar.
PTPP mengucap bakal mengikuti semua proses hukum secara kooperatif dengan pendampingan kuasa hukum.
Agus juga menekan bahwa permohonan pailit ini belum menimbulkan dampak berarti terhadap aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.
Related News
Kepepet Utang! BAJA Minta Izin Rights Issue 1 Miliar Saham Baru
Pemegang Saham ATIC Setujui Right Issue, Terima Pengunduran Diri Jonan
KKGI Defisit 93 Persen Laba Bersih di 2025, Tersisa USD2,42 Juta
Direktur VTNY Milokevin Wendiady Mengundurkan Diri
Laba Naik, Alfamart (AMRT) Kantongi Revenue Rp126,73 Triliun di 2025
Dari Rp18T ke Rp44T, Pendapatan hingga Laba HRTA Kian Berkilau di 2025





