PTPP Tawarkan Surat Utang Rp909,5 Miliar Bunga 6,5-7,75 Persen, Ini Jadwal Pelaksanaannya
:
0
EmitenNews.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berencana menerbitkan surat utang total senilai Rp909,5 miliar. Surat utang tersebut terdiri dari Obligasi Berkelanjutan III PTPP II Tahun 2022, senilai Rp544,5 miliar dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PTPP Tahap II Tahun 2022, senilai Rp365 miliar.
Dalam prospektus ringkas yang diterbitkan hari ini Senin (4/4) disebutkan bahwa untuk Obligasi Berkelanjutan itu akan terbagi dari dua seri. Seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp140 miliar dengan Bunga Obligasi Seri A sebesar 6,50% per tahun. Untuk Seri A ini memilikijangka waktu Obligasi adalah 3 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi; dan Seri B berjumlah Rp404,5 miliar dengan bunga obligasi 7,75% per tahun ini memiliki tenor selama 5 tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Selain itu, untuk Sukuk Mudharabah juga terbagi dalam dua seri. Seri A jumlah Dana Sukuk Mudharabah Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp60 miliar dengan Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah yang dihitung berdasarkan perkalian antara Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah, dimana besarnya nisbah adalah 65,70% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 6,50% per tahun, dan Jangka waktu Sukuk Mudharabah adalah 3 (tiga) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Sedangkan Seri B berjumlah Rp305 miliar dengan Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah yang dihitung berdasarkan perkalian antara Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah, dimana besarnya nisbah adalah 78,34% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 7,75% per tahun. Jangka waktu Sukuk Mudharabah adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Dalam hajatannya ini, PTPP telah menunjuk Penjamin Pelaksana Emisi Efek dan Penjamin Emisi Efek yakni PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Samuel Sekuritas Indonesia.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





