Puasa Dividen, Bank Raya Indonesia (AGRO) Rombak Formasi Pengurus
EmitenNews.com - Bank Raya Indonesia (AGRO) tidak menabur dividen tahun buku 2022. Koleksi laba bersih tahun lalu sejumlah Rp11,46 miliar digunakan sebagai saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi.
Keputusan plasa dividende itu, telah diambil dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada Rabu, 10 Mei 2023. Pemegang saham juga menyetujui pemberhentian Rudhy Sidharta sebagai komisaris utama. Pemberhentian Rama G. Notowidigdo sebagai komisaris independen. Pemberhentian Ernawan sebagai direktur enterprise risk management, compliance & human resource.
Menyetujui dan mengukuhkan pengunduran diri Akhmad Fazri sebagai direktur keuangan efektif terhitung sejak 21 Maret 2023. Selanjutnya, pemegang saham setuju mengangkat Muhamad Sidik Heruwibowo sebagai komisaris utama. Mengangkat Retno Wahyuni Wijayanti sebagai komisaris independen.
Mengangkat Danar Widyantoro sebagai direktur enterprise risk management, compliance & human resource. Direktur tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi apabila telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan dan memenuhi ketentuan perundang undangan berlaku. Mengangkat Rustarti Suri Pertiwi sebagai direktur keuangan.
Dengan perubahan itu, susunan dewan komisaris dan direksi Bank Raya Indonesia menjadi sebagai berikut. Komisaris Utama Muhamad Sidik Heruwibowo, Komisaris Independen Eko B. Supriyanto, Komisaris Independen Rina Sa’adah, Komisaris Independen Retno Wahyuni Wijayanti, dan Komisaris Achmad F.C Barir.
Lalu, formasi direksi terdiri dari Direktur Utama Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Retail Agri dan Pendanaan Dedy Hendrianto, Direktur Digital dan Operasional Bhimo Wikan Hantoro, Direktur Enterprise Risk Management, Compliance dan Human Resources Danar Widyantoro, dan direktur keuangan Rustarti Suri Pertiwi. (*)
Related News
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
RMKE Tutup 2025 dengan Kinerja SolidÂ
Austindo (ANJT) Tunda Laporan Keuangan 2025, Audit Masih Berjalan





