Puluhan Tahun Selami Industri Perbekalan, KBLI Siap Ambil Bagian Proyek IKN
:
0
EmitenNews.com - Berpegang pengalaman selama puluhan tahun berkecimpung di industri perkabelan, PT KMI Wire and Cable Tbk (KBLI) menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
"Pembangunan IKN adalah proyek jangka menengah dan jangka panjang.Kami tentu berupaya untuk berpartisipasi ke dalam proyek tersebut apabila instalasi perkabelan memang sudah dibutuhkan," kata Presiden Direktur KBLI, Marcello Theodore, Rabu (14/6/2023).
Marcello menyebut, saat ini pembangunan IKN masih berkonsentrasi pada infrastruktur jalan, sementara pembangunan fisik gedung belum terlihat masif. Nantinya, ketika pembangunan infrastruktur perkabelan sudah mulai masif dilakukan, lanjut Marcello, perseroan akan secara aktif mengikuti tender yang diadakan oleh pemerintah.
"Dengan pengalaman yang lama serta berbekal kualitas layanan yang baik, kami bisa turut serta mengais ceruk pendapatan dari proyek ini," ujar Marcello.
Perihal kinerja, hingga kuartal pertama tahun 2023, perseroan mengantongi laba bersih sebesar Rp24,87 miliar, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp16,31 miliar. Dari sisi pendapatan, KBLI juga mencatatkan pertumbuhan dengan membukukan pendapatan sebesar Rp600,09 miliar, naik dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp510,20 miliar.
Di sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan KBLI tercatat sebesar Rp544,57 miliar, naik dari sebelumnya sebesar Rp471,22 miliar. Adapun, beban penjualan tercatat sebesar Rp8,96 miliar, serta beban umum dan administrasi sebesar Rp17,92 miliar.
Per Maret 2023, total nilai aset KBLI tercatat sebesar Rp2,84 triliun, naik dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar Rp2,79 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp325,06 miliar dan ekuitas sebesar Rp2,51 triliun.
Related News
PMJ Resmi Kuasai BIKE, Genggam 71,22 Persen Saham
PNM Catatkan Obligasi dan Sukuk Berwawasan Sosial, Segini Bunganya
Kompak, KemenPU dan PTPP Bangun 69 Titik SPPG di 15 Provinsi
MORA Kantongi Laba Rp128 Miliar Q1 2026, Tumbuh 23 Persen
Danai Akuisisi, COCO Right Issue 10,67 Miliar Lembar Rasio 1:3
Katrol Likuiditas, AADI Buyback Rp5 Triliun





