Pyridam Farma (PYFA) Raih Restu Aksi Korporasi dari Pemegang Saham
:
0
RUPSLB Setujui Right Issue, PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) Siapkan Investasi Strategis dan Ekspansi Agresif. DOK/ISTIMEWA
EmitenNews.com -PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) melaksanakan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau right issue setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada April 2026. Persetujuan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi Perseroan untuk membangun ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi, seiring dengan upaya meningkatkan daya saing dan menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
Mengutip prospektus ringkas, Perseroan berencana menerbitkan saham baru dalam jumlah maksimal 5,7 miliar lembar dengan nilai nominal Rp100 per saham, disertai penerbitan waran sesuai ketentuan yang berlaku. Dana yang diperoleh akan digunakan secara terukur oleh Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan potensi akuisisi dalam rangka mendukung pengembangan usaha Perseroan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk mempercepat ekspansi dan memperkuat posisi dalam ekosistem industri kesehatan yang terintegrasi.
“Perseroan ingin menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan Pemegang Saham. Tentunya, dengan persetujuan yang kami dapatkan, kami akan berfokus untuk melengkapi ekosistem kami. Perseroan melihat bahwa sebagai perusahaan farmasi, memberikan produk dan layanan kesehatan terbaik dengan teknologi mutakhir bagi masyarakat adalah bentuk kewajiban dan tanggung jawab kami.” ungkap Sinta L. Ningsih, Direktur PYFA.
Selain penerbitan saham baru, Perseroan juga menyertakan waran sebagai bagian dari struktur aksi korporasi tersebut. Jumlah waran yang ditawarkan maksimal sebesar 35% dari total saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada saat penyampaian pernyataan pendaftaran kepada OJK.
Penerbitan waran ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham yang melaksanakan haknya, sekaligus membuka potensi tambahan permodalan bagi Perseroan di masa mendatang melalui konversi waran. Perseroan menargetkan proses right issue berjalan secara bertahap mulai dari persetujuan pemegang saham pada April 2026 hingga perolehan pernyataan efektif dari OJK pada akhir Juni 2026.
Selanjutnya, periode pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026, dengan keseluruhan rangkaian aksi korporasi ditargetkan selesai pada kuartal III 2026. Ke depan, Perseroan akan terus mengedepankan strategi pertumbuhan yang adaptif dan terukur, dengan fokus pada optimalisasi portofolio bisnis melalui akuisisi, penguatan fundamental operasional, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Related News
Dalam Pemulihan Industri Domestik, Laba Emiten Semen Ini Naik 111%
CBRE Kantongi Fasilitas Kredit USD45 Juta dari Maybank
Emiten Keponakan Prabowo (TRIN) Catat Penjualan Q1 Anjlok Drastis
INPP Balikkan Rugi Jadi Laba di Q1 2026, Pacu Recurring Income
BBKP Catat Penyaluran Kredit Melesat, Tumbuh 2,61 Persen di Q1 2026
Penjualan Tumbuh Melebihi Industri, SMGR Cetak Laba Bersih Rp80 Miliar





