Pyridam Farma (PYFA) Teken Kesepakatan Akuisisi Seluruh Saham Perusahaan di Australia
:
0
EmitenNews.com -PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) melalui anak usahanya PYFA Australia Pty Ltd, akan mengakuisisi Probiotec Limited, produsen dan pengemas terkemuka atas berbagai produk farmasi yang membutuhkan resep ataupun dapat dijual bebas (OTC), obat pelengkap, produk kesehatan konsumen, dan barang konsumsi cepat saji di Australia.
Caranya, anak usaha PYFA akan melakukan pengambilalihan atas seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Probiotec dengan harga senilai AUD3 per lembar
Sekretaris Perusahaan PYFA, Nadia Miranty Verdiana menjelaskan, perseroan memiliki kesempatan untuk dapat memanfaatkan sumber daya Probiotec, seperti fasilitas produksi modern, jaringan yang luas, dan akses ke jaringan distribusi yang lebih baik dalam rangka menghasilkan sinergi yang positif.
“Setelah penyelesaian Rencana Pengambilalihan, Perseroan melalui Perusahaan Anak akan menjadi pemegang saham atas seluruh saham dalam Probiotec,” tulis dia dalam keterangan resmi, Jumat (22/12/2023).
Lebih jelasnya dia bilang, dengan menguasai perusahaan farmasi Australia itu, PYFA akan menjangkau pasar yang lebih luas, dan juga meningkatkan pangsa pasar di pasar internasional, dapat akses kepada teknologi serta riset dan pengembangan (R&D) yang lebih mumpuni.
“Perseroan dapat mendapatkan akses ke teknologi, penelitian, pengetahuan, dan pengembangan produk baru yang lebih mumpuni, dan dapat menghasilkan sinergi yang membawa dampak positif,” tulis dia.
Selain itu, rencana ini dapat menekan biaya atau efisiensi operasional, karena bisa meraih skala ekonomis yang lebih menguntungkan, dan mengarah pada efisiensi dalam rantai pasokan, produksi, dan akses kepada sumber daya.
Ditegaskanya, perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Probiotec selaku pihak lainnya dalam perjanjian pengambialihan saham ini.
Sebelumnya, PYFA akan melakukan Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue dengan melepas sebanyak 16 miliar saham baru bernominal Rp100 per lembar.
Bersamaan dengan itu, perseroan menerbitkan waran sebanyak-banyaknya setara dengan 35 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Related News
Aktor hingga Keponakan Luhut Kompak Mundur usai RAAM Merugi Rp34M
TAMA Minta Restu Pemegang Saham untuk Jual Aset Premium di Jaksel
RAAM Puasa Dividen Usai Merugi, Siapkan Rights Issue 1,36 Miliar Saham
Pengendali Serok 8,09 Persen Saham BSDE Setara Rp1,5 Triliun
AKRA Alihkan 181 Juta Saham Treasuri ke Pengendali Rp282,5 Miliar
Bisnis Organik Sehat, Laba KAQI Melesat 314% di Kuartal I-2026





