Rekor! Semikonduktor Sumbang 47% Ekspor Korsel Agustus
:
0
Nilai ekspor Korea Selatan pada sepuluh hari pertama bulan Agustus 2026 mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa untuk periode awal Agustus. (Foto: AZo Nano)
EmitenNews.com - Nilai ekspor Korea Selatan pada sepuluh hari pertama bulan Agustus 2026 mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa untuk periode awal Agustus. Total pengiriman barang keluar mencapai USD21,3 miliar, melonjak 45,3 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Lonjakan ekspor negeri ginseng tersebut didorong oleh masuknya pasar ke dalam siklus super semikonduktor. Ekspor chip semikonduktor meroket 155,4 persen secara tahunan menjadi USD10 miliar, sekaligus menyumbang 46,8 persen dari total nilai ekspor Korea Selatan pada periode tersebut.
Berdasarkan data Layanan Bea Cukai Korea yang dirilis Biggo Finance pada Selasa (11/8/2026), kinerja ekspor harian rata-rata meningkat 45,3 persen menjadi USD3,04 miliar. Berdasarkan wilayah tujuan, pengiriman ke Tiongkok melonjak 134,8 persen, sementara ekspor ke Amerika Serikat mengalami penurunan tipis 0,2 persen akibat merosotnya pengiriman kendaraan penumpang sebesar 80,9 persen.
Di sisi lain, total nilai impor Korea Selatan naik 23,1 persen menjadi USD19,5 miliar, yang didominasi oleh impor semikonduktor dan peralatan manufaktur. Kondisi ini membuat neraca perdagangan Korea Selatan pada periode 1-10 Agustus mencatatkan surplus sebesar USD1,8 miliar, sekaligus memperpanjang tren surplus perdagangan bulanan menjadi 18 bulan berturut-turut.
Lonjakan ekspor semikonduktor Korea Selatan ini memberikan sinyal positif bagi rantai pasok teknologi global, termasuk industri elektronik di Indonesia. Tingginya permintaan chip dunia berpotensi memengaruhi dinamika harga komponen elektronik impor serta arus perdagangan produk manufaktur berbasis teknologi di pasar domestik Indonesia.(*)
Related News
Emas Antam Ikut Terkerek Reli Logam Mulia Dunia
Efek Intervensi Pudar, Yen Anjlok, Pasar Cemas Intervensi Lagi
Permintaan Panel Surya Kerek Perak ke Level USD66, Cek Saham Tambang!
Manufaktur Melonjak, Singapura Revisi PDB Tumbuh 5,9%
Bank Sentral Tiongkok Borong Emas, Harga Naik ke USD4.400
Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Brent Tembus USD87





