Resource Alam (KKGI) Ungkap Sejumlah Aksi Baru
:
0
Aktivitas Tambang Perseroan emiten KKGI.
EmitenNews.com - PT Resource Alam Indonesia, Tbk. (KKGI) resmi memperkuat langkah ekspansi strategisnya dengan mengumumkan pengambilalihan (red: akuisisi) saham mayoritas PT Makmur Bumi Paloh (MBP) serta pendirian belasan anak usaha baru, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Direktur KKGI, Agoes Soegiarto, dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (14/5), menyatakan bahwa Perseroan telah mengakuisisi 75% saham atau setara 4.500 lembar saham PT Makmur Bumi Paloh dari tiga pihak yakni Iwan Gustiawan, Herma Irwanda, dan Dytha Dhamayanti Pratiwi dengan nilai transaksi sebesar Rp800 juta. “Pengambilalihan saham MBP ini merupakan bagian dari strategi Perseroan untuk mempercepat ekspansi ke sektor komoditas mineral logam, khususnya pasir silika,” jelas Agoes.
Selain itu, KKGI juga mendirika sejumlah entitas baru sebagai bagian dari strategi integrasi vertikal dan diversifikasi bisnis. Secara langsung, perusahaan mendirikan PT Bumi Raya Optima, PT Dagang Bumi Sejahtera, dan PT Bumiraya Energi Nusantara. Sedangkan secara tidak langsung, Perseroan mendirikan PT Bumiraya Tirta Energi, PT Bumiraya Hidro Power, PT Khatulistjwa Energindo Semesta, PT Bumi Tirta Energindo, PT AlamPower Hijau, PT Bumi Khatulistiwa Powerindo, PT Powerindo Alam Sejahtera, PT Luwu Timur Energi, serta PT Batubara Sinergi Perkasa.
“Pendirian anak usaha ini merupakan bagian dari strategi KKGI dalam memperluas aktivitas perdagangan mineral logam dan membangun sinergi usaha dari hulu ke hilir,” tambah Agoes.
Leny, Sekretaris Korporasi KKGI, juga menegaskan dalam terbitan keterbukaan informasi perseroan di BEI pada (14/5) bahwa seluruh kegiatan operasional dan transaksi tersebut, “Tidak ada dampak hukum maupun kondisi keuangan Perseroan saat ini akibat dari pelaksanaan transaksi ini,” tulisnya.
Related News
RMKE Pecah Saham 1:5, Apa Untungnya bagi Investor?
Ditinggal Founder, Saham PANS Jatuh ARB Usai Preskom Mundur
AMFG Umumkan Dividen Rp34,72 Miliar Setara Rp80 per Saham
PEGE Umumkan Rights Issue hingga Waran, Sahamnya Langsung Ngacir ARA
SPRE Kembali Gelontorkan Capex di 2026, Capai Rp492 Juta
CBPE Tetapkan Dividen, Intip Nominalnya





