Restrukturisasi Utang 5 Kreditur, SLJ Global (SULI) Private Placement 1,32 Miliar Saham
:
0
EmitenNews.com -Merujuk pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT SLJ Global Tbk (SULI) pada tanggal 30 November 2023 dalam rangka pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement yang mana hasil dari RUPSLB tersebut adalah sebanyak-banyaknya berjumlah 2.130.705.416 saham baru.
Berdasar pada keterangan resmi SULI pada laman BEI yang di kutip, Selasa (13/2/2024), aksi korporasi ini di setujui dengan nilai nominal Rp100 per saham. Perseroan berencana untuk melaksanakan PMTHMETD sebesar 1.326.481.737 saham baru.
Private placement ini dalam rangka memperbaiki kondisi keuangan Perseroan karena SULI tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan pada saat jatuh tempo kepada pemberi pinjaman yang tidak terafiliasi sepanjang pemberi pinjaman yang tidak terafiliasi tersebut menyetujui untuk menerima saham untuk menyelesaikan pinjaman tersebut.
Bahwa dari 7 kreditur yang telah memberikan persetujuan konversi dan telah disetujui pada RUPSLB, maka dalam PMTHMETD ini akan dilakukan konversi untuk 5 kreditur terlebih dahulu, diantaranya adalah Mataram Limited Pte, Ltd sebesar 554.043.418 saham, Mr Hui Pak Kong sebesar 104,733,333 saham, PT. Borneo Karya Persada sebesar 286.666.667 saham, PT. Sani Mardani Resources sebesar 84.509.628 saham dan PT. Pelayaran Sentra Arung Makmur sebesar 296.528.691 saham. Sehingga seluruhnya berjumlah 1.326.481.737 saham baru.
Setelah pelaksanaan PMTHMETD ini, jumlah modal saham ditempatkan dan modal disetor Perseroan telah meningkat dari 4.076.916.802 saham menjadi sebanyak 5.403.398.539 saham.
Merujuk pada hasil RUPSLB Perseroan pada tanggal 30 November 2023 dalam rangka pelaksanaan PMTHMETD, Direksi Perseroan menetapkan bahwa PMTHMETD akan dilaksanakan pada harga pelaksanaan sebesar Rp 150 per lembar saham.
Maka dari itu, sisa Saham Belum dilaksanakan sebanyak 1.326.481.737 lembar saham.
Related News
Harita Nickel Tebar Dividen Rp2,7 Triliun, Setara 30 Persen Laba 2025
Usai RUPS, Dua Emiten Ini Bakal Bagi Dividen
BNII Jadi Holding, Integrasikan Bank, Sekuritas hingga Multifinance
Hashim Komut dan Fadel Komisaris, WIFI Konsisten Bagi Dividen
ITSEC Asia (CYBR) Ekspansi Usaha Pengembangan AI dan Perangkat Lunak
ARII Siapkan Investasi Jumbo Rp1 Triliun di Sumsel, Ini Sasarannya





