EmitenNews.com -Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan periode 23 - 27 Oktober 2023 bergerak pada rentang harga 6.781 - 6.878 atau melemah sebesar -1,32% (wtd) dan ditutup pada level 6.758 atau menguat sebesar +0,66% (dtd) pada perdagangan hari jumat (27/10/2023) dibandingkan penutupan pada hari sebelumnya. Terdapat delapan sektor yang menjadi pemberat IHSG pada minggu ini, sementara tiga sektor lainnya mengalami kenaikan.

 

Sektor Technology menjadi pemberat terbesar dalam pelemahan level IHSG minggu ini sebesar -3,53%. Selanjutnya ada, sektor Basic Material dan Energy yang melemah masing-masing sebesar -2,20% dan -1,59%. Diikuti sektor Infrastructure dan Property yang masing-masing melemah sebesar -0,83% dan -0,68%. Selanjutnya, sektor Cyclical dan Industry yang juga turun masing-masing sebesar -0,30% dan -0,06%. Dan yang terakhir ada sektor Finance yang juga ikut turun sebesar -0,02%.

 

Disisi lain, terdapat sektor Healthcare dan Non-Cyclical yang menjadi penopang dalam pelemahan IHSG pada minggu lalu (23-27/10/2023) yang naik masing-masing sebesar +1,38% dan +1,37%. Serta, pada sektor Transportation menguat sebesar +0,37%.

Adapun, Total Volume transaksi yang diperdagangkan di bursa pada minggu lalu (23-27/10/2023) mencapai 100,7 miliar lembar saham dengan total nilai transaksi yang diperoleh sebesar Rp45,3 triliun. Dengan instrumen yang diperdagangkan, yaitu Stock, Warrant, Structured Warrant, ETFs, dan REITs.

 

Asing melakukan aksi jual atau Net Foreign Sell sebesar Rp3,1 triliun dengan saham-saham yang didistribusi asing antara lain BBRI -Rp939 M, BBCA -Rp818 M, dan BMRI -Rp553 M. Sementara itu, asing juga melakukan aksi akumulasi pada saham-saham berikut FILM Rp157 M, INKP Rp132 M, AMMN Rp117 M.

 

Selanjutnya saham-saham yang menjadi Top Gainers by Value pada perdagangan minggu lalu ada CUAN +55,75%, SULI +47,14%, dan PMMP +41,73%. Disisi lain, saham yang menjadi Top Losers by Value, yaitu MARI -49,22%, RELF -33,33%, dan SRAJ -30,91%.