EmitenNews.com—Perusahaan penyedia jasa transportasi PT Weha Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) belum bisa menargetkan belanja modal ke depan karena menunggu persetujuan dari pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait rights issue.

 

Direktur Keuangan WEHA Transportasi Indonesia Edgar Surjadi mengatakan, Kita masih dalam proses approval, semua sudah di submit masih berlangsung, dana hasil rights issue untuk ekspansi perusahaan di mana pembelian armada, working capital, penambahan modal ke anak-anak usaha.

 

Edgar Surjadi mengungkapkan, total dana yang dibidik untuk belanja modal (capital expenditure atau capex) tahun ini sekitar Rp 74,6 miliar-Rp 75 miliar. Sedangkan, realisasi belanja modal yang terserap pada 2022 untuk lima sampai tujuh unit kendaraan dalam segmen intercity shuttle.

 

"Capex WEHA tahun ini yang terserap sekitar lima sampai tujuh kendaraan segmen intercity shuttle,” kata Edgar dalam paparan publik WEHA, Senin (25/7/2022).

 

"Kemungkinan untuk capex enggak terlalu banyak, untuk ke depan nilainya tergantung berapa banyak dana yang dikumpulkan dari rights issue,” ujar Dia.