Right Issue Tunda, Mari Intip Skema Penyelamatan Garuda Indonesia (GIAA) Lebih Detail
"Pertimbangan utamanya kita diminta menyelesaikan laporan keuangan tahunan yang menjadi dasar penentuan nilai dan angka guna memastikan proses HMETD maupun non-HMETD bisa terjadi sebaik baiknya, se-fair mungkin," kata Irfan.
Dirut Garuda mengatakan pihaknya akan menyelesaikan laporan keuangan yang telah diaudit, untuk kemudian dilakukan penilaian oleh pihak independen terhadap harga saham yang akan digunakan dalam proses HMETD.
Dia menjelaskan pihaknya akan segera merilis laporan keuangan tengah tahun 2022 yang telah diaudit dan melakukan public expose.
Irfan mengakui penundaan proses right issue ini akan berdampak pada keterlambatan pencairan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp7,5 triliun yang telah ditetapkan pemerintah untuk proses restrukturisasi yang sedang dilakukan oleh Garuda Indonesia. PMN tersebut akan dilaksanakan melalui penerbitan saham baru atau right issue.
"Memang betul akibat ini semua kita akan mengalami sedikit keterlambatan dari pencairan dana PMN. Tapi ini prinsip kehati-hatian harus kita jaga," kata dia.
Related News
Emiten Galangan Kapal (LEAD) Perpanjang Jatuh Tempo Kredit USD16 Juta
Asia Intrainvesta Lepas 125 Juta Saham NAYZ, Raup Rp2,94 Miliar
Jeong Hyuk Lee Mundur sebagai Presiden Komisaris BPFI
Kendilo Gelontorkan Rp23,11 Miliar Tambah Saham IMC Pelita (PSSI)
Tembak Harga Bawah, Samuel Sekuritas Beli Saham BKSL Rp68,07M via Repo
KB Bank Dukung Surge Akselerasi Proyek Internet Rakyat 5G FWA





