EmitenNews.com - Harga emas diperdagangkan di bawah USD4.500 per ons pada hari Selasa setelah mengalami penurunan pada sesi sebelumnya, tertekan oleh negosiasi perdamaian yang terhenti antara AS dan Iran yang membuat risiko inflasi dan ekspektasi suku bunga tetap menjadi perhatian utama.

Pantauan dari laman World Gold Council, harga emas di pasar spot saat ini berada di level USD4.483, melemah tipis dari hari sebelumnya USD4.486 per ons.

Di dalam negeri harga emas Aneka Tambang (Antam) pada Selasa ini turun Rp25.000 per gram, sementara itu harga buyback turun Rp25.000 per gram.

Berdasarkan lis harga di laman logammulia.com, harga emas Antam Selasa ini di level Rp2.774.000 per gram, turun dibandingkan harga emas Senin kemarin di level Rp2.799.000 per gram.

Sementara itu harga buyback emas pada Selasa ini di level Rp2.584.000 per gram turun dibandingkan harga buyback Senin kemarin di level Rp2.609.000 per gram.

Pada hari Senin, media Iran melaporkan bahwa Teheran telah menangguhkan komunikasi dengan Washington sebagai tanggapan atas serangan Israel di Lebanon. Sementara itu, Presiden Donald Trump mengatakan diskusi masih berlangsung dan menyarankan bahwa nota kesepahaman dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz dapat dicapai paling cepat minggu depan.

Pasar saat ini memperhitungkan kenaikan suku bunga Federal Reserve sebelum akhir tahun setelah inflasi AS meningkat, sebagian besar didorong oleh konflik Timur Tengah. Investor sekarang menunggu laporan pekerjaan bulanan AS minggu ini dan komentar dari pejabat Fed untuk petunjuk tambahan tentang arah kebijakan moneter di masa depan.(*)