RMKE Pecah Saham 1:5, Apa Untungnya bagi Investor?
:
0
PT RMK Energy Tbk (RMKE), emiten jasa infrastruktur pertambangan
EmitenNews.com - Pemegang saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) resmi menyetujui rencana stock split dengan rasio 1:5 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 26 Juni 2026. Aksi korporasi ini dinilai akan memberikan sejumlah manfaat bagi investor, terutama dari sisi likuiditas perdagangan dan keterjangkauan harga saham.
Melalui aksi tersebut, setiap 1 saham lama dengan nilai nominal Rp100 akan dipecah menjadi 5 saham baru dengan nilai nominal Rp20 per saham. Meski jumlah saham yang dimiliki investor meningkat lima kali lipat, nilai investasi secara ekonomi tidak berubah karena harga saham akan menyesuaikan secara proporsional.
Manajemen RMKE sebelumnya menjelaskan bahwa pemecahan saham dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan di Bursa Efek Indonesia sekaligus membuat harga saham menjadi lebih terjangkau bagi investor, khususnya investor ritel.
Dengan harga saham yang lebih rendah setelah stock split, investor dapat membeli saham RMKE dengan modal yang lebih kecil.
Kondisi tersebut diharapkan mampu memperluas basis investor sekaligus meningkatkan frekuensi dan volume transaksi saham Perseroan di pasar.
Selanjutnya, dalam RUPS tersebut, pemegang saham juga menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan terkait penyesuaian nilai nominal saham. Setelah stock split, modal dasar RMKE menjadi 70 miliar saham dengan nilai nominal Rp20 per saham, sedangkan modal ditempatkan dan disetor penuh menjadi 21,875 miliar saham.
Perseroan sebelumnya telah memperoleh persetujuan prinsip dari Bursa Efek Indonesia pada 8 Mei 2026. Setelah memperoleh persetujuan perubahan Anggaran Dasar dari Kementerian Hukum, RMKE menargetkan pengumuman jadwal resmi pelaksanaan stock split pada 9 Juli 2026.
Berdasarkan rencana, perdagangan saham dengan nominal baru di pasar reguler dan negosiasi akan dimulai pada 15 Juli 2026, sedangkan distribusi saham hasil stock split dijadwalkan pada 17 Juli 2026.
Harga saham RMKE hingga pukul 14:13 WIB hari ini terpantau merosot 70 poin atau 3,23% menjadi Rp2.100 per saham. Dalam satu bulan terakhir harganya bahkan telah turun sebanyak 880 poin atau 29,53% dan secara year to date anjlok 64,71%.
Related News
ARII Siapkan Investasi Jumbo Rp1 Triliun di Sumsel, Ini Sasarannya
Ditinggal Founder, Saham PANS Jatuh ARB Usai Preskom Mundur
AMFG Umumkan Dividen Rp34,72 Miliar Setara Rp80 per Saham
PEGE Umumkan Rights Issue hingga Waran, Sahamnya Langsung Ngacir ARA
SPRE Kembali Gelontorkan Capex di 2026, Capai Rp492 Juta
CBPE Tetapkan Dividen, Intip Nominalnya





