RMKO Gelar PE Insidentil, Sahamnya Ngegas ARA
:
0
Manajemen RMKO ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO) menargetkan laba bersih sebesar Rp100 miliar pada tahun 2026. Target tersebut sejalan dengan proyeksi pendapatan sekitar Rp600 miliar pada periode yang sama.
Direktur Utama RMKO Vincent Saputra mengatakan, perseroan telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) senilai Rp26 miliar hingga Rp30 miliar untuk mendukung rencana bisnis tahun depan.
“Karena pembelian alat berat sebagian besar sudah dilakukan pada tahun sebelumnya, maka capex tahun ini akan kami fokuskan pada pembangunan infrastruktur,” ujar Vincent dalam Public Expose Insidentil, Senin (6/10).
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut ditujukan untuk mempercepat penyelesaian proyek yang tengah berjalan sekaligus mendukung operasional tambang-tambang baru yang diharapkan mulai beroperasi dalam waktu dekat.
“Kami optimistis, dengan selesainya proyek infrastruktur dan beroperasinya beberapa tambang baru tahun ini, target kinerja tahun depan akan tercapai,” tambah Vincent.
Strategi RMKO pada 2026 juga diarahkan untuk memperkuat fundamental operasional dan meningkatkan efisiensi pascainvestasi alat berat yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan optimisme terhadap pertumbuhan pendapatan dan laba, perseroan berupaya mempertahankan momentum bisnis di sektor kontraktor pertambangan dan infrastruktur yang terus berkembang.
Pada perdagangan hari ini Kamis (2/10) saham RMKO naik 67 poin atau menguat 34,7 persen ke ARA harga Rp260 per lembar saham.
RMKO dalam sebulan terakhir naik 74,5 persen dari harga Rp134 pada 8 September 2025.
Dalam enam bulan RMKO melesat 182,6 persen dari harga Rp92 pada 8 April 2025.
Secara tahunan (YTD) RMKO naik 75,6 persen dari Rp148 pada 2 Januari 2025.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





