Rugi Beruntun, Emiten Properti Sri Tahir Panggul Defisit Rp245 Miliar
:
0
The Kahyangan, proyek garapan Maha Properti. Foto - Dok MPRO
EmitenNews.com - Maha Properti (MPRO) per 30 September 2026 boncos Rp33,06 miliar. Menciut 39,75 persen dari periode sama tahun lalu sebesar Rp54,87 miliar. Oleh karena itu, rugi per saham dasar emiten properti keluarga Sri Tahir tersebut menjadi Rp0,00333 dari sebelumnya Rp0,00552.
Pendapatan Rp3,63 miliar, mengalami peningkatan 44,62 persen dari periode sama tahun lalu Rp2,51 miliar. Beban pokok penjualan dan beban langsung Rp2,53 miliar, membengkak dari posisi sama tahun sebelumnya Rp1,98 miliar. Laba kotor terkumpul Rp1,1 miliar, melonjak dari edisi sama tahun lalu Rp527,38 juta.
Beban penjualan Rp370,96 juta, menyusut dari Rp459,32 juta. Beban umum dan administrasi Rp11,34 miliar, berkurang dari Rp14,4 miliar. Pendapatan lain-lain Rp202,63 juta, turun dari Rp246,43 juta. Beban lain-lain Rp229,02 juta, berkurang dari Rp323,35 juta. Beban pajak Rp7,83 miliar, susut dari Rp25,74 miliar.
Rugi usaha Rp18,47 miliar, mengalami koreksi dari periode sama tahun lalu Rp40,26 miliar. Pendapatan keuangan Rp183,75 juta, turun dari Rp259,87 juta. Beban keuangan Rp14,79 miliar, susut dari Rp14,89 miliar. Rugi bersih periode berjalan Rp33,08 miliar, turun dari Rp54,89 miliar.
Total ekuitas Rp1,15 triliun, mengalami perosotan dari akhir tahun sebelumnya Rp1,18 triliun. Emiten asuhan dewan pertimbangan presiden (Wantimpres) itu defisit Rp245,02 miliar, bengkak dari akhir 2025 senilai Rp211,96 miliar. Jumlah liabilitas Rp520,11 miliar, bengkak dari Rp489,74 miliar. total aset Rp1,67 triliun, turun tipis dari akhir tahun lalu Rp1,67 triliun. (*)
Related News
UNTR Jadwal Dividen Rp430, Cum Date 5 November
LAPD Buru Izin Right Issue 2 Miliar Lembar
Pantau Cum Dividen Dua Emiten Hari Ini
Pede Kinerja Q3 2026, BBCA Bidik Pertumbuhan Kredit 12% di 2026
BACH ARB, Liabilitas Bengkak, dan Laba Terbang 32 Persen
ARB, Laba Emiten H Isam Melejit 55,91 Persen





