Rugi CYBR Q3 Bengkak 26 Persen, Pengendali Lepas 12,2 Juta Saham
:
0
PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) ketika mencatatkan sahamnya di BEI
EmitenNews.com - PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) mencatatkan peningkatan rugi bersih sebesar 26% hingga periode 30 September 2024, mencapai Rp42,03 miliar, dibandingkan rugi bersih Rp33,34 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Dalam laporan keuangan kuartal III CYBR disebutkan meski rugi bersih meningkat namun pendapatan bersih perusahaan mengalami kenaikan 21%, mencapai Rp167,14 miliar dari Rp138,11 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan pendapatan ini diiringi dengan peningkatan beban pokok pendapatan sebesar 12,6% menjadi Rp123,12 miliar dari Rp109,31 miliar, sehingga laba kotor meningkat signifikan 52,8%, mencapai Rp44,02 miliar dari Rp28,80 miliar.
Meski demikian, kerugian usaha CYBR mengalami kenaikan menjadi Rp45,31 miliar, naik dari Rp34,62 miliar pada tahun sebelumnya, disebabkan oleh kenaikan beban umum dan administrasi sebesar 31,8% menjadi Rp89,46 miliar dari Rp67,88 miliar.
Dari sisi neraca, total liabilitas CYBR naik 7,2% menjadi Rp122,37 miliar hingga akhir September 2024, dari Rp114,19 miliar pada akhir 2023.
Sementara itu, total aset perusahaan mengalami penurunan menjadi Rp176,25 miliar, turun dari Rp209,91 miliar pada akhir Desember 2023.
Pada perdagangan hari ini Selasa (29/10) saham CYBR naik Rp4 atau naik 1 % menjadi Rp304 per lembar saham.
Perlu diketahui INV Management Pte. Ltd selaku pemegang Pengendali telah menjual saham CYBR pada tanggal 23 dan 24 Oktober 2024 sebanyak 12.213.200 lembar saham di harga Rp306-Rp326 per saham.
Sebelumnya lagi, INV Management Pte. Ltd juga pernah menjual sebanyak 2.049.500 lembar saham CYBR di harga Rp326-Rp334 per saham pada tanggal 21 dan 22 Oktober 2024.
PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) didirikan pada tahun 2010 di Jakarta, dengan dua kantor regional di Singapura dan Australia. Perusahaan ini menawarkan layanan keamanan siber kepada para kline di 13 negara Asia-Pasifik. Perusahaan ini menyediakan solusi keamanan informasi di berbagai industri, seperti industri keuangan, telekomunikasi, energi, transportasi, manufaktur, dan industri utama lainnya.
Related News
Kinerja Positif, UVCR Sukses Balikkan Rugi Jadi Laba di Kuartal I-2026
Pendapatan Naik 82 Persen, Laba Kuartal I-2026 Persada (PADA) Terbang
Kinerja Melesat, ADHI Raup Laba Rp154 Miliar
Marketing Sales PANI Melesat 112 Persen, Berkat Segmen Residensial
MTDL Catat Laba Rp158,9 Miliar, Segmen Ini Paling Dominan
Cum Date 7 Mei, BJBR Bagi Dividen Rp900 Miliar





