Rumah Sakit Milik Sandiaga Uno Primaya Hospital Patok IPO Rp900 per Saham, Ini Jadwalnya

EmitenNews.com - PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) pengelola rumah sakit Primaya Hospital pasang harga initial Public Offering (IPO) sebesar Rp900 per saham. Penetapan Harga tersebut dipatok paling redah pada masa penawaran awal atau book building yang berkisar Rp900 hingga Rp950 per saham.
Berdasarkan prospektus yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia Hari ini Selasa (1/11) PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) melepas Sebanyak 302.222.300 saham dengan nilai nominal Rp10 per saham atau 2,28 persen dari modal ditempatkan dan disetor setelah pelaksanaan Penawaran Umum.
Dari hasil IPO ini emiten grup Saratoga Investama (SRTG) milik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno tersebut bakal meraup dana sebesar Rp272 miliar. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi PT Indo Premier Sekuritas.
Bersamaan dengan Penawaran Umum Perdana Saham, Perseroan akan menerbitkan sebanyak 697.000.000 saham biasa atas nama dalam rangka pelaksanaan Mandatory Convertible Bond (“MCB”) kepada Archipelago Investment Pte. Ltd., yang
diterbitkan berdasarkan Mandatorily Convertible Bond Subscription Agreement tanggal 18 April 2022 (“MCB Archipelago”) dengan harga pelaksanaan konversi sama dengan Harga Penawaran. MCB Archipelago diterbitkan dengan nilai pokok nominal sebesar Rp627.300.000.000,-
Dengan dilaksanakannya MCB Archipelago dan terjualnya seluruh Saham Yang Ditawarkan dalam Penawaran Umum Perdana Saham ini, persentase kepemilikan Masyarakat akan menjadi sebesar 2,17% dari modal ditempatkan dan disetor Perseroan
setelah pelaksanaan Penawaran Umum Saham Perdana Saham dan konversi MCB. Saham Baru yang diterbitkan dalam rangka Penawaran Umum Perdana Saham memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham lainnya dari Perseroan yang telah ditempatkan dan disetor penuh.
Adapun jadwal pelaksanaaan sebagai berikut:
Tanggal Efektif : 28 Oktober 2022
Masa Penawaran Umum Perdana Saham : 1 – 4 November 2022
Tanggal Penjatahan : 4 November 2022
Tanggal Distribusi Saham Secara Elektronik : 7 November 2022
Related News

Waspada Penipuan Lebaran! BRI Bagikan Tips Cegah Kejahatan Siber

Chandra Asri (TPIA) & Glencore Rampungkan Akuisisi Shell di Singapura

Lebaran Praktis! Transaksi QRIS Makin Nyaman dengan BRImo

Tumbuh Minimalis, GJTL 2024 Raup Laba Rp1,18 Triliun

Surplus 22 Persen, TRIS 2024 Kemas Laba Bersih Rp82,90 Miliar

Laba dan Pendapatan Positif, Ini Kinerja MTDL 2024