Rupiah Melemah Dekati Rp17 Ribu, Menkeu Purbaya Yakin Segera Menguat
:
0
Ilustrasi mata uang rupiah melemah, mendekati Rp17 ribu atau Rp16.955 pada penutupan perdagangan di Jakarta, Senin. Rupiah bergerak melemah 68 poin atau 0,40 persen menjadi Rp16.955 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.887 per dolar AS. Dok. Metro TV.
EmitenNews.com - Nilai tukar rupiah hampir menyentuh angka Rp17 ribu per dollar Amerika. Meski mengakui soal pergerakan mata uang rupiah bagian dari ‘urusan’ Bank Indonesia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis situasi bakal segera berbalik menguat, setelah hampir menyentuh Rp17.000, tepatnya Rp16.955 per dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (19/1/2026).
Kepada pers, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Menkeu Purbaya menyatakan, bagaimanapun pergerakan rupiah bergantung pada fundamental ekonomi suatu negara.
Kinerja ekonomi diyakini bergerak resilien, salah satunya terlihat pada bursa saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin sore ditutup mencetak level tertinggi baru atau All Time High (ATH) ke posisi 9.133,87.
“IHSG All Time High, kan? Kalau indeks naik, pasti ada aliran asing masuk ke situ juga. Nggak mungkin masuk sendiri yang bisa mendorong ke level seperti itu. Jadi, ini tinggal tunggu waktu saja rupiahnya menguat, karena suplai dolar akan bertambah,” jelas mantan Kepala Lembaga Penjamin Simpanan tersebut.
Purbaya menampik dugaan pelemahan rupiah akibat wacana penunjukan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Dalam pandangan Menkeu, dugaan tersebut kemungkinan lahir akibat kekhawatiran bahwa bank sentral akan kehilangan independensi bila salah satu jabatan diisi oleh mantan pejabat pemerintahan.
Purbaya menegaskan, masuknya wakil menteri keuangan ke BI tak akan mempengaruhi independensi otoritas moneter.
“Orang berspekulasi ketika Thomas ke sana, independensi BI hilang. Saya pikir nggak akan begitu,” tegasnya.
Sebagai Bendahara negara, Menkeu Purbaya menyatakan akan terus menjaga fondasi ekonomi, termasuk mengakselerasi pertumbuhan, agar nilai tukar rupiah segera berbalik menguat.
Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Senin, bergerak melemah 68 poin atau 0,40 persen menjadi Rp16.955 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.887 per dolar AS.
Related News
Minyak Melonjak, Fed Hawkish, Emas Antam Ikut Terkoreksi
Dolar Menguat 4 Hari Jelang Rapat Fed, Rupiah Siap Siaga
Investor Asing Obral Saham Chip, Indeks KOSPI Anjlok 3,14%
Inflasi Energi Melonjak, Harga Emas Tertahan 3 Pekan
1.822 Investor Cairkan Lebih Awal SBR014T2 Senilai Rp362,7 Miliar
Isu Keamanan AI dan Bunga Fed Pukul Bursa Saham AS





