Rupiah Melemah ke Rp18.125 Imbas Ketegangan AS-Iran
:
0
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS dibuka melemah pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026, akibat meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS-Iran.(Foto: Dok)
EmitenNews.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS dibuka melemah pada perdagangan Senin, 13 Juli 2026, akibat meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di Timur Tengah. Data Reuters dan Bloomberg mencatat mata uang Garuda terdepresiasi sebesar 56 poin atau sekitar 0,31 persen ke posisi Rp 18.125 per USD pada sesi pagi, dibandingkan dengan posisi penutupan akhir pekan lalu di level Rp 18.069 per USD.
Pelemahan ini sejalan dengan pergerakan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau JISDOR Bank Indonesia yang menetapkan kurs tengah hari ini pada level Rp 18.069 per USD. Memanasnya konflik AS-Iran memicu kekhawatiran gangguan pasokan minyak global dan mendorong penguatan indeks Dolar AS karena investor memburu aset lindung nilai.
Direktur Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menyatakan bahwa eskalasi ketegangan AS-Iran menjadi motor utama penguatan Dolar AS di pasar global. Dari sisi domestik, sentimen negatif bertambah akibat rilis laporan percepatan realisasi APBN semester I-2026 yang mencatatkan defisit sebesar Rp 196,5 triliun, atau setara 0,76 persen terhadap Produk Domestik Bruto.
Konflik AS-Iran memicu lonjakan harga minyak mentah global dan menaikkan indeks Dolar AS. Kondisi eksternal ini langsung menekan mata uang negara berkembang, diperparah dengan rilis indeks keyakinan konsumen domestik yang turun ke level 117,8, ujar Ibrahim dalam laporan pasar harian, Senin, 13 Juli 2026.
Dampak lanjutan dari ketegangan geopolitik ini juga menekan Indeks Harga Saham Gabungan yang langsung bergerak di zona merah pada pembukaan perdagangan pagi seiring aksi ambil untung oleh investor asing.
Data Penutupan: Senin, 13 Juli 2026, Pukul 10:15 WIB. Sumber: Bank Indonesia JISDOR, Bloomberg, Reuters.(*)
Related News
Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 M, Ini yang Dilakukan PT Pos
Harga Sawit Berjangka Naik, Pompa Optimisme Emiten
Konflik AS-Iran Picu Inflasi Global, Emas Dunia dan Antam Turun Tajam
Ketegangan AS-Iran Dongkrak Imbal Hasil Obligasi AS Hingga 4,59 Persen
Bursa Saham Korea Selatan Anjlok 3 Persen Imbas Krisis Timur Tengah
Dolar Perkasa, Siap-Siap Rupiah Hadapi Tekanan Baru





