EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat, 3 Juli 2026 ditutup menguat 2,28 persen menjadi 5.875. Indeks komposit bahkan nyaris menembus level 5.900 setelah berbalik dari level terendah intraday 5.805,92. Penguatan IHSG didorong 494 saham menghijau, 154 saham melemah, dan 139 saham lainnya stagnan.

Volume perdagangan mencapai 18,14 miliar lembar dengan frekuensi jual beli 1,38 juta kali senilai Rp10,54 triliun. Seluruh indeks sektoral mencatat penguatan. Sektor saham menguat lebih dari dua persen antara lain yaitu sektor industri 3,7 persen, sektor bahan baku melesat 2,9 persen, sektor infrastruktur naik 2,36 persen.

Penguatan nilai tukar rupiah, dan lompatan harga beberapa komoditas diprediksi menjadi sentimen poisitif pasar. Aksi jual investor asing berpeluang menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). So, IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat.

Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 6 Juli 2026, IHSG akan menyusuri kisaran support 5.800-5.725, dan resistance 5.950-6.030. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Trimegah Persada (NCKL), XLSmart (EXCL), Wismilak (WIIM), Bank BTN (BBTN), Bank BNI (BBNI), dan Bank Mandiri (BMRI). (*)