RUPST Esta Multi Usaha (ESTA) Setujui Andaru Surya Gautama Sebagai Direktur
:
0
Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Esta Multi Usaha Tbk. (ESTA) pada Rabu (10/5/2023), Agenda 6 menyetujui pengunduran diri Suryanto Witono selaku Direktur Perseroan. Selanjutnya rapat mengangkat Andaru Surya Gautama untuk menggantikan Suryanto Witono selaku anggota Direksi Perseroan. dok. ist.
EmitenNews.com - Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Esta Multi Usaha Tbk. (ESTA) pada Rabu (10/5/2023), Agenda 6 menyetujui pengunduran diri Suryanto Witono selaku Direktur Perseroan. Selanjutnya rapat mengangkat Andaru Surya Gautama untuk menggantikan Suryanto Witono selaku anggota Direksi Perseroan.
Manajemen ESTA dalam keterbukaan informasi Jumat (12/5/2023) menyampaikan Rapat Umum Pemegang Saham dihadiri pemegang saham mewakili 1.861.612.873 saham atau 83,5089% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah yang telah dikeluarkan oleh Perseroan, sesuai Anggaran Dasar Perseroan dan Peraturan Perundangan yang berlaku.
Manajemen ESTA dalam keterbukaan informasi menyampaikan RUPST Agenda 6 menyetujui pengunduran diri Suryanto Witono selaku Direktur Perseroan, yang berlaku efektif terhitung sejak ditutupnya Rapat ini.
Rapat kemudian mengangkat Andaru Surya Gautama menggantikan Suryanto Witono selaku anggota Direksi Perseroan yang telah mengundurkan diri tersebut. Pengangkatan itu terhitung sejak ditutupnya Rapat ini sampai ditutupnya RUPST Perseroan yang kelima setelah berlakunya pengangkatan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang masih menjabat. Yaitu sampai ditutupnya RUPST Perseroan pada tahun 2024, dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham untuk memberhentikan sewaktu-waktu.
Dengan demikian susunan Komisaris dan Direksi Perseroan sebagai berikut:
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





