Saham Bawah Gocap, Emiten Grup Bakrie Private Placement Jumbo
:
0
Pengurus Visi Media pada suatu kesempatan. Foto - Dok VIVA
EmitenNews.com - Visi Media Asia (VIVA) bakal menggeber private placement Rp1,72 triliun. Itu dengan melepas maksimal 43,08 miliar eksemplar dengan harga nominal Rp40. Berdasar skenario, penerbitan saham anyar tersebut dilepas dengan harga pelaksanaan antara Rp25 sampai Rp40 per lembar.
Aksi itu dilakukan sebagai tindak lanjut putusan homologasi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat atas penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) senilai Rp2 triliun. Nah, dari total utang itu, emiten besutan Bakrie Group tersebut melunasi Rp1,72 triliun melalui skema konversi utang menjadi saham.
Rinciannya, utang senilai Rp1 triliun kepada Harta Abadi Jaya (HAJ), dan sejumlah Rp712 miliar kepada Jayakarta Sugih Makmur (JSM). So, dengan konversi utang itu, HAJ akan mendapat 25,27 miliar saham baru alias 42,43 persen setelah saham odd lot 10.325 helai.
Kemudian, JSM akan mendapat bagian 17,81 miliar lembar alias 29,91 persen setelah dikurangi saham odd lot 86,7 lembar. Oleh sebab itu, total saham odd lot dibayar tunai 97,025 helai sejumlah Rp3.881. Private placement itu mengakibatkan dilusi kepemilikan saham investor lawas 72,35 persen.
Kendati demikian, posisi Bakrie Global Ventura tidak tergoyahkan sebagai pengendali dengan kepemilikan langsung dan tidak langsung. Usai aksi itu, saham Bakrie Global tersisa 9,11 persen, UBS AG Hongkong 1,39 persen, Surya Ganesa Amani 1,907 persen, masyarakat 13,50 persen, HAJ 42,44 persen, dan JSM 29,91 persen.
Seluruh rangkaian aksi itu, akan dilakukan setelah mendapat restu investor. Nah, memperoleh izin itu, perseroan akan menggeber rapat umum pemegang saham luar biasa pada 17 November 2026. Pemodal bisa terlibat dalam rapat itu, harus tercatat sebagai pemegang saham perseroan pada 23 Oktober 2026.
Di sisi lain, sepanjang perdagangan akhir pekan lalu, saham VIVA susut 2,44 persen alias 1 poin menjadi Rp40. Sejak awal tahun, saham VIVA terpangkas 20 persen setara 10 poin dari edisi 2 Januari 2026 di level Rp50. VIVA diperkuat dengan market cap Rp658,57 miliar dan price earning rasio nihil. (*)
Related News
Valuasi Premium, PGUN Beber Gadai Saham ke Bank Mandiri
Tancorp Transaksi Jumbo di Saham ZONE, Kepemilikan Melesat Jadi 28,4%
VIVA Sulap Utang Rp1,72T Jadi Saham, Neraca Berpotensi Lebih Sehat
Diatas Harga Pasar! PIS Lepas 10,07% Saham DOOH ke Investor Strategis
MBMA Buru Sumber Daya Baru, Pengeboran Tambang SCM Capai 41.289 Meter
MCOL Gelontor USD60 Ribu, Bor 39 Titik Eksplorasi Tambang MIP Q3 2026





