Saham Emiten Prajogo Pangestu (CUAN) Masuk Dalam Pemantauan Khusus BEI
:
0
EmitenNews.com - Bursa EFek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa saham Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) masuk barisan efek bersifat ekuitas dalam pemantauan khusus.
Emiten milik Prajogo Pangestu tersebut masuk Kriteria Efek 10 Dalam Pemantauan Khusus mulai efektif pada tanggal 16 Januari 2024.
Kepala Divisi PLP Teuku Fahmi Ariandar dalam pengumuman bursa Senin (15/1) menjelaskan kriteria 10 yang dimaksud yaitu dikenakan penghentian sementara perdagangan Efek selama lebih dari 1 (satu) Hari Bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.
CUAN disuspensi BEI karena terjadi lonjakan harga secara signifikan di luar batas nalar. Harga saham CUAN melonjak belum genap sepekan melambung 29,63 persen alias 1.600 poin ke level Rp7.000 per lembar. Lompatan itu, terjadi sejak pembukaan perdagangan Senin, 6 November 2023 dari posisi Rp5.400 per eksemplar.
Sebelumnya Bursa Efek Indonesia (BEI) masih melakukan pemeriksaan pola transaksi efek bersifat ekuitas PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) untuk memastikan transaksi tersebut wajar, teratur dan efisien.
Jika dalam pemeriksaan tersebut ditemukan adanya transaksi semu maka BEI akan menyampaikan hal ini ke OJK untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari langkah perlindungan investor, jelas Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan, Kristian Manullang.
Untuk diketahui, CUAN telah naik 6.150 persen sejak mulai tercatat pada papan perdagangan bursa di tanggal 8 Maret hingga 18 Desember 2023 dengan harga perdana Rp220 per lembar saham.
BEI mencatat telah menjatuhkan suspend 5 kali saham emiten tambang batu bara milik Prajogo Pangestu tersebut.
Selain itu, BEI juga telah memberi peringatan kepada investor terkait ketidakwajaran pola transaksi CUAN dengan menyemat predikat UMA sebanyak 3 kali, yakni pada tanggal 15 Maret 2023, 28 Juli 2023 dan 30 Oktober 2023.
Related News
Harga LUCY Melonjak 159 Persen YTD, Pengendali Obral 378 Juta Saham
SMDR Tambah Jatah Dividen Tahun Buku 2025, Total Nyaris Rp200 Miliar
Transformasi Pengelolaan Human Capital SMGR Diganjar 3 Penghargaan Ini
Esa Medika (EMMI) Patok IPO Rp446-Rp515 per Saham, Cek Detailnya!
Emiten UMKM (MPIX) Akuisisi 60 Persen MCA Rp28,7 Miliar Untuk DigiPay
Emiten Tomy Winata (INPC) Nihil Dividen Hingga Angkat Dirut Baru





