Saham Ladang Baja (LABA) Dalam Pengawasan BEI, Ini Sebabnya

Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini sedang memantau pergerakan harga saham PT Ladang Baja Murni Tbk (LABA) karena adanya pola transaksi yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA).
Pada penutupan sesi pertama perdagangan Selasa (7/5/2024), saham PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) naik 26,47%, atau 27 poin, mencapai harga Rp129 per saham.
Dalam seminggu, saham LABA tercatat naik 170,00%. Sedangkan dalam jangka waktu 6 bulan, saham LABA telah naik 161,54%.
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang Pasar Modal," kata Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, bersama Rendy Ridwansyah, Pejabat Harian Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan BEI, dalam pengumuman di laman keterbukaan informasi BEI pada Senin (6/5/2024).
Dengan adanya pengumuman UMA terkait perdagangan saham LABA, BEI meminta para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.
BEI juga mengimbau agar para investor berhati-hati dan memeriksa kinerja perusahaan serta keterbukaan informasinya.
Investor juga diminta untuk mengkaji kembali rencana tindakan korporasi perusahaan jika belum memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), dan mempertimbangkan potensi risiko yang mungkin muncul sebelum mengambil keputusan investasi.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar