Saham Melesat 457,55 Persen, BEI Suspensi Perdagangan Indo Boga Sukses (IBOS)

EmitenNews.com -PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai regulator di Pasar Modal melakukan penghentian sementara atas perdagangan saham dan waran PT Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS & IBOS-W) pada perdagangan hari ini, Rabu 7 Februari 2024.
Merujuk pengumuman resmi, Yulianto Aji Sadono Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI mengatakan, sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham PT Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS), dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Saham & Waran Seri I PT Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS & IBOS-W) pada perdagangan tanggal 7 Februari 2024.
Penghentian sementara perdagangan Saham PT Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS) tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, sedangkan penghentian sementara perdagangan Waran Seri I PT Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS-W) dilakukan di Seluruh Pasar, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham & Waran Seri I PT Indo Boga Sukses Tbk. (IBOS & IBOS-W).
“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” ujar Aji.
Pada perdagangan kemarin, saham IBOS menguat 6,90 persen atau 50 poin ke level 775 per lembar dari sebelumnya di level 725. Sedangkan dalam kurun waktu lima hari bursa sejak 31 Januari hingga 6 Februari, saham IBOS melonjak 32,48 persen atau 190 poin dari level 585 per lembar.
Sedangkan dalam satu bulan terakhir sudah naik 139,20 persen atau 451 poin dari 324 per saham ke harga saat ini.
Menakjubkannya, saham IBOS secara year on year (YOY) naik hingga 457,55 persen atau 636 poin dari harga saham 139 di 7 Februari 2023 menjadi 775 pada penutupan kemarin, Selasa 6 Februari 2024.
Related News

Defisit Susut, Laba DGIK 2024 Melesat 92 Persen

Jera Tekor, Laba MTMH 2024 Melejit 140 Persen

Kinerja 2024 Kinclong, HUMI Tambah 10 Kapal Anyar

Rugi Bengkak, CSMI 2024 Defisit Rp67,6 MiliarĀ

Laba dan Pendapatan Meroket, Ini Detail Kinerja KIJA 2024

Laba Melambung 138 Persen, GSMF 2024 Defisit Rp972 Miliar