EmitenNews.com - Kekayaan bersih Elon Musk anjlok menjadi USD957 miliar setelah harga saham SpaceX turun lebih dari 30 persen di bursa Nasdaq dalam delapan sesi perdagangan pasca-IPO.

Penurunan drastis ini secara otomatis menembus ambang batas psikologis satu triliun dolar AS. Sebelumnya, puncak kekayaan pribadi Musk tercatat sempat menyentuh angka USD1,4 triliun. Sebagai pemilik dan pemegang hampir 80 persen saham di SpaceX, penurunan tajam harga saham dari titik tertinggi USD225 setelah debut perdananya pada 12 Juni menjadi faktor utama di balik runtuhnya nilai aset sang miliarder.

Menurut laporan BigGo Finance kerugian kapitalisasi pasar SpaceX dalam satu hari perdagangan bahkan sempat mencapai USD400 miliar. Kurang dari dua minggu setelah resmi melantai di bursa saham, SpaceX juga langsung mengambil langkah menerbitkan obligasi senilai 25 miliar dolar AS.

Keputusan strategis ini mengindikasikan adanya tekanan pengeluaran modal yang sangat besar. Kondisi tersebut, dikombinasikan dengan kerugian operasional yang terus-menerus terjadi, akhirnya memicu skeptisisme yang luas dari para analis keuangan mengenai valuasi tinggi yang disandang perusahaan kedirgantaraan tersebut.

Selain sentimen pasar yang negatif, kritik terhadap model bisnis SpaceX juga datang dari tokoh bisnis internasional. Pendiri SoftBank, Masayoshi Son, secara terbuka melayangkan pernyataan yang mempertanyakan logika komersial di balik proyek pengembangan pusat data berbasis ruang angkasa yang diusung oleh perusahaan tersebut.

Sementara itu, pada tingkat makroekonomi, situasi eksternal turut memperparah kejatuhan harga saham. Ekspektasi pelaku pasar terhadap kenaikan suku bunga oleh bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, telah memperketat likuiditas global. Faktor makro ini mempercepat terjadinya pelarian modal spekulatif keluar dari jajaran saham teknologi yang bernilai tinggi.

Kendati mengalami erosi kekayaan dalam jumlah yang masif hanya dalam hitungan hari, posisi Elon Musk dalam peta sirkulasi finansial global relatif belum tergoyahkan. Musk tetap mempertahankan keunggulan yang tak tertandingi sebagai orang terkaya di dunia saat ini. Nilai kekayaannya dilaporkan masih unggul lebih dari 660 billion dolar AS dari Larry Page, salah satu pendiri Google, yang saat ini menempati posisi kedua dalam daftar miliarder sejagat.(*)